Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Diduga Keracunan Makanan Bergizi Gratis, 8 Siswa SD di Deliserdang Dirawat di Puskesmas, Ini Penjelasan BGN

11 siswa SD di Deliserdang diduga keracunan MBG, 8 dirawat di puskesmas. Gejala muncul usai konsumsi makanan, diduga dari menu ayam panggang.

Seorang dari belasan siswa SD yang diduga keracunan menjalani perawatan di Puskesmas, Pagar Merbau. (Foto: BATARA/SUMUT POS)
Seorang dari belasan siswa SD yang diduga keracunan menjalani perawatan di Puskesmas, Pagar Merbau. (Foto: BATARA/SUMUT POS)
A A

Nusantaraterkini.co, DELISERDANG – Sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) Swasta As Syifa di Desa Jati Rejo, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang diduga keracunan makanan usai menyantap program (MBG), Selasa (28/4/2026).

Dari total 11 siswa yang terdampak, sebanyak 8 anak harus mendapatkan perawatan di puskesmas setempat. Sementara tiga siswa lainnya masih dapat ditangani di lingkungan sekolah.

Gejala yang dialami para siswa antara lain sakit perut, mual, hingga muntah. Kondisi tersebut sempat memicu kepanikan, terutama di kalangan orang tua yang langsung mendatangi setelah menerima kabar anak mereka jatuh sakit.

Salah seorang wali murid, Dona, mengaku awalnya hanya mengetahui anaknya tidak enak badan. Namun setelah beredar informasi dugaan keracunan, ia segera menuju fasilitas kesehatan untuk memastikan kondisi anaknya.

Pihak sekolah menduga salah satu menu makanan menjadi pemicu kejadian tersebut. Kepala Sekolah SD Swasta As Syifa, Khairul Amri, menyebutkan bahwa dugaan sementara mengarah pada menu ayam panggang.

“Ada dua jenis olahan ayam yang disajikan, yakni ayam panggang dan ayam goreng. Namun sejauh ini, yang diduga menimbulkan gejala adalah ayam panggang,” ujarnya, dikutip Rabu (29/4/2026).

Beruntung, kondisi para siswa yang sempat dirawat kini berangsur membaik setelah mendapatkan penanganan medis. Meski begitu, pihak terkait diharapkan segera melakukan uji laboratorium guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi berwenang terkait hasil pemeriksaan makanan maupun langkah pencegahan ke depan.

Penjelasan BGN Sumut

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sumut, Agung Kurniawan, mengatakan, peristiwa bermula saat para siswa menyantap menu MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pagar Merbau Tanjung Garbus 2.

Menu yang disajikan berupa nasi, ayam bakar, pisang, tahu tempe, tahu crispy, timun, dan selada.

Setelah makan tidak beberapa lama kemudian, para siswa mengalami mual dan muntah. Diduga keracunan dipicu oleh kualitas ayam yang tidak baik.

"Ayam yang digunakan kurang fresh. Kurang fresh, ya (diduga pemicunya)," ujar Agung dikutip dari Kompas.com, Rabu (29/4/2026).

Tunggu Hasil Lab 

Namun, Agung belum merinci bagaimana kondisi ayam yang disajikan kepada para korban.

Pihaknya masih menunggu hasil laboratorium guna memastikan penyebab pasti bakteri yang menyebabkan para siswa keracunan. Lebih lanjut, dia juga menuturkan, pascakejadian para siswa langsung dilarikan ke puskesmas. Pihaknya bertanggung jawab penuh terhadap pengobatan para siswa.

"Tadi yang diduga mual muntah ada 12 orang. Nah, dibawa ke puskesmas terdekat, kini ada 4 orang yang sudah pulang dan 8 yang harus rawat inap," tuturnya.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait