Daftar 7 Gunung Merapi di Indonesia Alami Erupsi Sejak Agustus-September 2026
Tujuh gunung api di Indonesia mengalami erupsi sepanjang Agustus hingga September 2026, dari Ili Lewotolok hingga Gunung Ibu.
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Dalam kurun waktu satu bulan, yakni 1 Agustus - 6 September 2026 sebanyak 7 gunung merapi di wilayah Indonesia mengalami erupsi dengan waktu yang hampir bersamaan.
Adapun gunung merapi yang pertama mengalami erupsi ialah Gunung Ili Lewotolok, Lembata, Nusa Tenggara Timur. Gunung ini mengalami erupsi pertama pada16 Agustus dengan ketinggian kolom abu setinggi 700 meter dari permukaan. Dan saat ini pada 6 September, Lewotolok kembali mengalami tanda-tanda aktivitas vulkanik.
Yang kedua, ialah Gunung Anak Krakatau yang mengalami erupsi pada 17 Agustus lalu. Dan pada 4 September hingga saat ini, Anak Krakatau kembali mengalami erupsi dengan ketinggian abu hingga 20 kilometer ke arah timur dan 50 kilometer ke arah barat.
Untuk yang ketiga ialah Gunung Semeru, dimana gunung ini pertama kali mengalami aktviitas vulkanik pada 13 Agustus lalu. Dan pada hari ini 6 September 2026, Semeru juga kembali mengalami aktivitas vulkanik dengan ketinggian kolom abu mencapai 1.000 meter.
Selanjutnya, yang keempat ada Gunung Lewotobi Laki-Laki, Flores Timur, NTT, yang mengalai erupsi atau aktivitas vulkanik pada 27 Agustus lalu dengan status Siaga III. Untuk ketinggian kolom abu sendiri mencapai 2.500 meter dari permukaan gunung.
Untuk yang kelima ialah Gunung Dukono, Halmahera Utara, Maluku Utara. Dukono mengalami erupsi sejak pertengahan hingga akhir Agustus 2026 dengan ketinggian kolom abu mencapai 1.500 meter dan ditetapkan menjadi status Siaga II.
Yang keenam ialah Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Gunung ini mengalami erupsi sejak 31 Agustus lalu dengan ketinggia kolom abu 3.500 meter. Dan saat ini status Gunung Sinabung telah di turunkan menjadi Siaga III yang sebelumnya Siaga II.
Terakhir atau yang ketujuh ialah Gunung Ibu, Halmahera Barat, Maluku Utara, yang mengalami erupsi sejak 1 September lalu dengan ketinggian kolom abu mencapai 800 meter dan ditetapkan status Siaga II atau Waspada.
(Alfi/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIHarga Emas Antam Turun Rp20 Ribu ke Rp2.545.000 Per Gram Jelang Akhir Pekan
Rozie Winata·10 menit yang lalu -
PERISTIWAKebakaran Hanguskan 9 Rumah di Komplek Griya Pesona Minimalis Medan Marelan
Rozie Winata·39 menit yang lalu -
-
HUKUM DAN KRIMINALSolidaritas Ojol Desak Kapolri Usut Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSHensa Duga Jokowi Pamer Ijazah untuk Alihkan Isu Penyadapan Prabowo
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
POLITIKBantah Isu Munaslub Golkar, Ahmad Doli Tegaskan Hubungan Baik dengan Bahlil
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
EKONOMIChusnunia Chalim Dorong Penguatan Industri Bahan Baku Pakan Ternak Lokal
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Pangan Melonjak, Imas Aan Desak Kemendag Segera Lakukan Pengendalian
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
TRAVELPemprov Sumut Ajukan Megalitik Nias Selatan Jadi Warisan Dunia
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSAnggota DPR Siap Fasilitasi Hak Pekerja Korban Kecelakaan Kerja PT Daehyun
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan