Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Coffee Morning Polres Simalungun: AKBP Hendri Barus Sebut Media Mitra Strategis, Bukan Pengikut Viral

Coffee Morning Polres Simalungun: AKBP Hendri Barus Sebut Media Mitra Strategis, Bukan Pengikut Viral

A A

Nusantaraterkini.co, SIMALUNGUN – Kepolisian Resor (Polres) Simalungun menggelar acara dan silaturahmi bersama berbagai organisasi serta insan se-Kabupaten Simalungun di Aula , Pematang Raya, Jumat (16/10/2026),  kemarin.

Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Kapolres Simalungun, AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.I.K., dan dihadiri oleh Ketua PWI, Ketua IKTI, Ketua JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia), serta seluruh ikatan di wilayah Simalungun.

Agenda ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyelaraskan komitmen dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. menegaskan bahwa Polri harus senantiasa hadir di tengah masyarakat secara preventif maupun melalui tindakan represif yang terukur, agar seluruh saluran pengaduan masyarakat dapat tercapai secara maksimal.

"Polri tidak bisa bekerja sendirian. Kita harus berkolaborasi dengan masyarakat, dan rekan-rekan media adalah mitra strategis dalam mengekspos serta mengedukasi publik terkait kegiatan Polres Simalungun. Kami ingin bergerak maksimal, sigap, dan tidak perlu menunggu suatu kejadian baru bertindak," ujar AKBP Hendri Barus dihadapan para jurnalis.

Sinergi Program 'Horas' Kapolda Sumut

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Simalungun menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung penuh program prioritas Kapolda Sumatera Utara yang berfokus pada gerakan "Sihoras", meliputi tiga pilar utama:

1. Gerakan Masyarakat Tolak Narkoba: Membina benteng pertahanan ruang publik dari peredaran gelap narkotika.

2. Kolaborasi Memberantas Pelaku Kejahatan (Kompak): Menjalin kemitraan taktis lintas sektoral demi menekan angka kriminalitas.

3. Satu Hati Taat Berlalu Lintas (Sahata Lantas): Memberikan edukasi masif di lingkungan kampus, sekolah, hingga lapisan masyarakat umum.

Terkait program "Sahata Lantas", berencana menerapkan aturan baru berupa pemasangan stiker khusus pada angkutan kota (angkot) sebagai langkah edukasi untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di jalan raya.

Dinamika Tanya Jawab dan Keterbukaan Informasi Publik

Acara berlangsung interaktif saat memasuki sesi tanya jawab. Perwakilan wartawan dari TV One sempat mempertanyakan implementasi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dalam penanganan kasus hukum di jajaran Polres Simalungun, demi kelancaran tugas peliputan jurnalis di lapangan.

Merespons hal tersebut, Luis Nugraha (Akpol 2015) menjelaskan bahwa setiap perkara harus ditangani secara sebanding dan objektif guna memperoleh fakta hukum yang sebenarnya. Penanganan juga dilakukan secara terpisah agar akurasi data tetap terjaga.

menambahkan bahwa laporan masyarakat harus didasarkan pada objektivitas dan profesionalisme agar dapat terdeteksi dengan jelas dan diproses sesuai ruang lingkup perkara.

Menanggapi jawaban tersebut, wartawan TV One kembali menekankan pentingnya keberimbangan produk jurnalistik. Pihak pers berharap jajaran Satreskrim selalu memberikan penjelasan yang klir dan transparan karena wartawan bekerja secara independen tanpa terikat intervensi dari pihak mana pun. Menutup perdebatan sehat tersebut, Luis Nugraha mengamini dan menegaskan bahwa pihak kepolisian juga dituntut untuk selalu bersikap objektif.

Soroti Ketertiban Lalu Lintas di Pematang Raya dan Kebebasan Pers

Selain keterbukaan informasi, forum ini juga menyoroti masalah ketertiban lalu lintas, khususnya di kawasan Pematang Raya, Kabupaten Simalungun. Pertanyaan media mengenai langkah konkret penataan arus lalin langsung dijawab secara teknis oleh Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Simalungun, yang kemudian diperkuat dengan pemaparan tambahan dari Kapolres.

Di akhir acara, isu kebebasan pers juga mengemuka sebagai refleksi bersama. AKBP Hendri Barus secara terbuka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kuli tinta yang hadir. Ia menegaskan bahwa institusi yang dipimpinnya tidak anti-kritik.

"Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam pelayanan kami. Oleh karena itu, kami siap dikoreksi oleh pihak pers demi kebaikan bersama. Kami juga telah membuka layanan Hotline Kapolres agar masyarakat dan rekan media bisa saling bertukar informasi secara cepat mengenai kejadian di lapangan," pungkas Kapolres Simalungun.

(Cv3/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait