Kolombia Pulihkan Ekspor Listrik untuk Ringankan Krisis Energi Ekuador
Kolombia kembali ekspor listrik ke Ekuador demi atasi kekeringan yang tekan PLTA dan pasokan industri
Nusantaraterkini.co, QUITO - Presiden Ekuador Daniel Noboa pada Jumat (16/10/2026) mengumumkan, Kolombia telah kembali mengekspor listrik ke Ekuador, yang sistem kelistrikannya sedang mengalami tekanan akibat kondisi kekeringan.
Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, Noboa menyampaikan terima kasih kepada Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella atas dimulainya kembali ekspor listrik tersebut dan menekankan pentingnya kerja sama antara kedua negara.
Kolombia menghentikan sementara ekspor listrik komersial ke Ekuador dalam beberapa pekan terakhir di tengah kekhawatiran bahwa fenomena El Nino yang semakin intensif dapat meningkatkan risiko kekurangan pasokan listrik di dalam negeri.
Dimulainya kembali pasokan listrik ini akan membantu meringankan tekanan pada sistem kelistrikan Ekuador, yang telah tertekan akibat berkurangnya aliran sungai yang menjadi sumber air bagi pembangkit listrik tenaga airnya.
Kurangnya curah hujan di Ekuador selatan telah menyebabkan kondisi kekeringan, yang memengaruhi tinggi muka air waduk di Kompleks Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Paute, yang memasok sekitar 35 persen listrik ke sistem interkoneksi nasional Ekuador.
Interkoneksi listrik dengan Kolombia dapat memenuhi sekitar 10 persen dari permintaan puncak Ekuador, sehingga berfungsi sebagai cadangan ketika pembangkitan listrik tenaga air sedang rendah.
Meskipun pemerintah mengesampingkan kemungkinan pemadaman listrik bagi rumah tangga, industri yang terhubung ke jaringan tegangan menengah dan tinggi menghadapi pemadaman listrik hingga 72 jam per pekan karena pihak berwenang berupaya meringankan tekanan pada sistem.
Langkah ini menuai penentangan dari kelompok-kelompok bisnis karena kekhawatiran atas potensi dampaknya terhadap aktivitas ekonomi dan ketenagakerjaan.
Pada 2024, Ekuador mengalami krisis energi yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang mengakibatkan pemadaman listrik hingga 14 jam sehari.
(*/nusantaraterkini.co)
Sumber: Xinhua
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
POLITIKElektabilitas Prabowo Turun Signifikan, Dedi Mulyadi Melesat ke Posisi Puncak Versi SMRC
Rozie Winata·3 menit yang lalu -
-
NASIONALKapolri Ziarah ke Makam Marsinah di Nganjuk, Wujud Penghormatan untuk Pahlawan Buruh
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALTerungkap! Ini Sosok Dua Pelaku Pemukulan Korban Kericuhan Demo di Mapolda Sumsel
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANGegara Anak Terlibat Judi Online, Bantuan Sosial PKH Keluarga di Medan Terhenti
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SEPAKBOLAEden Hazard Jagokan Chelsea Masuk Bursa Juara Liga Inggris Musim Ini
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
POLITIKWabup Deliserdang Tekankan Sinergi Pemkab dan DPRD dalam Menentukan Prioritas Pembangunan
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
INTERNASIONALKolombia Pulihkan Ekspor Listrik untuk Ringankan Krisis Energi Ekuador
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
SEPAKBOLAGol Menit Akhir Paksa PSMS Berbagi Angka dengan Semen Padang
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
KOTA MEDANRico Waas Instruksikan Inspektorat Periksa Dugaan Pungli Pengangkutan Sampah
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan