Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Bukti Keresahan Warga Budi Luhur, Masyarakat dan Tokoh Angkat Bicara

Bukti Keresahan dan polemik yang terjadi di Kelurahan Budi Luhur, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), masyarakat dan tokoh-tokoh

Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda serta Hatobangan saat memberikan penjelasan yang terjadi Di Kelurahan Budi Luhur, Tapteng. ( Foto: Jasman Julius Mendrofa/ Nusantaraterkini.co).
Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda serta Hatobangan saat memberikan penjelasan yang terjadi Di Kelurahan Budi Luhur, Tapteng. ( Foto: Jasman Julius Mendrofa/ Nusantaraterkini.co).
A A

nusantaraterkini.co,  - Bukti Keresahan dan yang terjadi di , , (Tapteng), dan -tokoh , agar Pemerintahan Kabupaten Tapteng dapat turun tangan dan menyelesaikan segala yang timbul di Kelurahan Budi Luhur.

Imam Mesjid Budi Luhur, Mirzan Waruwu mengungkapkan agar Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD dapat turun tangan menyelesaikan banyaknya yang terjadi di , salah satunya praktik pungli.

"Adanya konflik dan polemik yang kami dengar di beberapa media, agar dapat diselesaikan," ucapnya, Rabu (8/10/2025).

Masdalifa Simamora merupakan Rubiah, pelaksana Fardukifayah, Kelurahan Budi Luhur dan Agus Salim mewakili pemuda mendukung dan meminta Pemerintah Kabupaten Tapteng agar secepatnya menyelesaikan konflik-konflik yang ada.

" yang ada agar dapat diselesaikan menuju Tapteng Naik Kelas," ujar mereka.

Marwan Situmeang, Hatobangon (red_orang tua atau yang dituakan) di Kelurahan Budi Luhur pun melihat situasi yang tidak kondusif lagi, hingga mengharapakan Bupati, Wakil Bupati serta Ketua DPRD dapat dengan cepat turun memediasi segala permasalahan yang timbul.

"Konflik yang timbul beberapa bulan lalu, mengakibatkan polemik dan perpecahan di masyarakat," ungkapnya.

Dengan kejadian tersebut, kekondusifan di kelurahan Budi Luhur menjadi berkurang diakibatkan mulai adanya pengkotak-kotakan warga.

"Nampaknya kami sudah dalam kondisi tidak baik-baik saja, serta terpecah ada grup sana dan ada grup sini," jelasnya.

"Bila konfliknya kecil mungkin dapat kami selesaikan dengan Kepala lingkungan, namun ini sudah polemik dan informasinya sudah meluas kemana-mana," timpalnya.

Marwan juga berharap agar Bupati dan Wakil Bupati tidak menghindar dari persoalan ini agar tercipta kekondusifan di seluruh masyarakat Budi Luhur.

(jjm/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait