NUSANTARATERKINI.CO, BATUBARA - Warga yang ermukim di pinggiran Sungai di Desa Guntung, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara berhasil menangkap seekor buaya.
Di mana, buaya yang ditangkap warga ini, diduga telah memangsa seorang pencari kepiting.
Buaya jenis muara itu menggigit Syamsudin(40) warga Desa Pematang Pasir, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batubara.
Baca Juga : Detik-detik TNI dan Polri Tembaki Buaya yang Telan IRT di Nias Selatan
Kini Syamsudin hanya dapat berdiam diri dirumahnya sambil meratapi diri yang belum dapat mencari nafkah untuk keluarganya pasca diterkam buaya.
Jelas pria yang akrab dipanggil Udin ini, kronologi dirinya diterkam buaya bermula saat dirinya mencari kepiting di muara pesisir pantai Tanjung Tiram.
Dirinya yang biasa mencari kepiting diseputar wilayah tersebut, tidak menyangka ada buaya yang sudah menunggunya.
Baca Juga : Damkar Tangkap Buaya 2,5 Meter, Diduga Peliharaan Warga yang Lepas
"Seperti biasalah, saya mencari kepiting. Tidak tau kalau disitu ada buaya, saat itu langsung diterkamnya saya," kata Udin, Selasa (5/12/2023).
Katanya, buaya muara tersebut sudah beberapa kali mencoba untuk menyerang dirinya. Namun, Udin berhasil menghindar dan naas buaya berhasil menggigit kaki sebelah kirinya.
"Pertama aku digigitnya tanganku, ku elakkan. Kemudian, badan juga ku elakan. Tiba dikakilah baru kena. Itupun, saya tendang matanya dengan kaki satunya baru dilepasnya gigitannya tersebut," kata Udin.
Baca Juga : Pemprov Sumsel Beri Toleransi 1 Bulan bagi Truk Batubara Lintasi Jalan Nasional
Setelah berhasil melepaskan diri dari buaya, Syamsudin langsung meminta bantuan warga untuk menolong dirinya dan menangkap buaya tersebut.
"Warga beramai-ramai menangkap buaya itu, dan dipukuli hingga mati dan digantung di pohon," katanya.
Kini Udin berharap, ada bantuan dari dermawan yang dapat membantunya menghidupi keluarga selama dirinya masih dapat proses perawatan.
Baca Juga : India Ingin Investasi di Sumut, Bobby Nasution Tawarkan Kawasan Industri Strategis Seluas 2,5 Ribu Hektar
"Anak saya tiga yang masih kecil. Sudah tidak bisa bekerja kalau seperti ini. Saya berharap, kalau ada dermawan yang mau membantu saya, saya sangat berterimakasih," pungkasnya.
(*)
