Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

BMKG Prediksi Hujan Ringan Terjadi di Wilayah Kota Medan Jelang Idul Fitri

Editor:  Fadli Tara
Reporter: Bagus Kurniawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
BMKG Prediksi Hujan Ringan Terjadi di Wilayah Kota Medan Jelang Idul Fitri

Nusantaraterkini.co, Medan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya hujan ringan terjadi di wilayah Kota Medan.

Perkiraan ini dimulai dari tanggal 26 Maret hingga 8 April tahun 2025 menjelang lebaran hari raya Islam Idul fitri.

BACA JUGA: Ramadan Fair XIX Bantu Ekonomi Warga, Pedagang: Terimakasih Walikota Medan

Kepala BMKG Wilayah I, Hendro Nugroho, ST., M.Si ia mengatakan bahwa mereka sudah membuat prediksi atau prakiraan cuaca dari tanggal 26 Maret hingga 8 April, berpotensi hujan ringan.

"Kita sudah memprediksi prakiraan cuaca dari tanggal 8 April hingga 26 Maret bahwa akan adanya hujan ringan hampir di seluruh Sumatra utara (Sumut)," ucapnya saat ditemui di Kantor BMKG Wilayah I Kota Medan Pukul 12.00 WIB.

Masih dikatakan Hendro, mengapa terjadi demikian karena atmosfer bersifat dinamis, dan ini juga tidak terpengaruh oleh La nina atau Madden Julian Oscillation (MJO).

Melainkan karena pengaruh atmosfer lokal yang membuat potensi itu.

"Atmosfer ini bersifat dinamis namun ini tidak dipengaruhi oleh La nina atau MJO, ini merupakan pengaruh dari atmosfer lokal," jelasnya.

Disinggung apakah di hari lebaran pertama Idul Fitri mengalami hujan, ia mengatakan bahwa ada hujan ringan yang terjadi pada tgl 31 Maret.

Dan hujan ringan itu terjadi pada pagi hari hingga menjelang siang, namun mereka akan tetap update terus tentang cuaca ini.

BACA JUGA: Jelang Lebaran, Ramadan Fair XIX Mulai Sepi Pengunjung

Memberikan info untuk satu, dua atau tiga hari kedepan tentang cuaca dan memberitahukan kepada pemerintah daerah agar mengantisipasi kedepannya.

"Dari prakiraan kita akan terjadi hujan ringan pada tanggal 31 Maret, tapi yang pasti kita akan terus update untuk berita cuaca ini, satu,dua, atau 3 hari kedepan kita infokan dan kami juga memberitahukan kepada pemerintah daerah agar tahu cara mengantisipasinya kedepan," pungkasnya.

(Cw2/Nusantaraterkini.co)