Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Bacaan Niat Puasa Senin Kamis Sekaligus Membayar Utang Puasa Ramadan

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ist

NUSANTARATERKINI.CO -Menjalani puasa sunah memiliki keutamaan yang bisa Anda dapatkan, salah satunya adalah menambah amalan saleh.

Adapun bacaan niat puasa Senin dan Kamis sekaligus membayar utang puasa Ramadan karena haid.

Puasa adalah salah satu kewajiban dasar seorang Muslim universal.

Baca Juga : Bacaan Niat Mandi Hari Raya Idul Fitri bagi Laki-Laki dan Wanita, Lengkap dengan Tata Caranya

Setiap tahun, umat Islam menjalankannya dan berpuasa selama sebulan di bulan suci Ramadhan.

Bagi mereka yang tidak dapat berpuasa di bulan Ramadan, maka harus menggantinya di bulan lain.

Salah satunya dapat dilakukan dengan cara puasa Senin dan Kamis.

Baca Juga : Bagaimana Hukum Mencicipi Masakan saat Sedang Puasa Ramadhan? Begini Penjelasannya

Bacaan Niat Puasa Senin dan Kamis

Puasa Senin dan Kamis termasuk dalam kategori puasa sunnah yang disepakati oleh para ulama, artinya, melaksanakan puasa Senin Kamis akan mendapatkan pahala, sedangkan tidak melaksanakannya tidak akan berdosa.

Nabi Muhammad SAW sendiri telah mencontohkan dan menganjurkan puasa Senin dan Kamis kepada umat Islam, dan beberapa hadis menunjukkan keutamaan puasa ini.

Baca Juga : Poken Bante, Pengobat Rindu Kampung Halaman Bagi Perantau di Madina

Siti ‘Aisyah R.A meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW sering berpuasa pada hari Senin dan Kamis.

Sementara itu, Abu Qatadah R.A juga bertanya kepada Nabi Muhammad mengenai puasa Senin, dan Nabi menjawab “Hari Senin adalah hari kelahirannya, hari di mana ia mulai diutus sebagai rasul, dan hari di mana wahyu pertama kali diturunkan kepadanya.”

Berikut adalah bacaan niat puasa Senin dan Kamis yang bisa Bunda amalkan ketika menjalani ibadah tersebut:

Baca Juga : Mengenal Malam Lailatul Qadar dan Kemuliaan di Dalamnya

Niat Puasa Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma yaumal itsnaini sunnatal lillāhi ta'ālā.

Baca Juga : Niat Puasa Rajab Sekaligus Puasa Senin Kamis

Artinya:

“Saya niat puasa sunah hari Senin karena Allah Ta'ala.”

Niat Puasa Hari Kamis

Baca Juga : Tradisi Berharga: Rahasia Doa Buka Puasa dan Puasa Senin Kamis

 نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma yaumal khamisi sunnatan lillāhi ta'ālā.

Artinya:

“Saya niat puasa sunah hari Kamis karena Allah Ta'ala.”

Bacaan Niat Mengganti Puasa Ramadan

Melansir dari buku Koleksi Doa & Dzikir Sepanjang Masa karya Ustadz Ali Amrin al-Qurawy, puasa Qadha adalah puasa yang dilakukan untuk menggantikan puasa wajib yang ditinggalkan seseorang, atau karena suatu hal yang menyebabkan seseorang harus membatalkan puasa wajibnya, namun tidak ada unsur kesengajaan di dalamnya.

Misalnya karena sakit, bepergian jauh, atau sebab lain yang dibolehkan syariat, seperti haid. Jumlah puasa yang dihitung juga disesuaikan dengan puasa yang ditinggalkan.

Tidak semua orang diwajibkan untuk melakukan puasa Qadha, hanya orang-orang tertentu saja yang harus memenuhi beberapa syarat, salah satunya adalah wanita yang sedang haid.

Niat Puasa Qadha

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

 

Nawaitu shauma ghadin 'an qadhā'I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta'âlâ.

Artinya:

“Saya niat berpuasa untuk mengganti puasa Ramadan karena Allah Ta’ala.”

(*/nusantaraterkini.co)