Nusantaraterkini.co, MEDAN - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Medan menyiagakan puluhan personel dan Helikopter jelang ajang Internasional Aquabike Jetski & F1 Powerboat Championship Toba 2025 .
Diketahui, ajang Internasional Aquabike Jetski digelar pada Tanggal 13-17 Agustus 2025 dan F1 Powerboat Championship Toba pada Tanggal 22-24 Agustus 2025 yang berlangsung di Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.
Baca Juga : Pemprov Sumut Pastikan Kesiapan Penyelenggaraan Aquabike dan F1 Powerboat 2025
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika mengatakan, bahwa kegiatan ini menjadi salah satu fokus pengamanan para peserta dan pengunjung yang hadir di Event Internasional ini.
“Ini menjadi salah satu fokus pengamanan SAR demi memastikan keselamatan seluruh peserta, panitia, serta masyarakat yang menyaksikan, “katanya.
Dalam event ini pihaknya akan menjamin keselamatan dengan menurunkan pasukan terbaik dan peralatan yang memadai saat event berlangsung.
“Menurunkan kekuatan berupa 31 personel terlatih , Pos SAR Parapat, dan 5 orang perbantuan dari Basarnas Pusat. Untuk alut air, kami menurunkan 1 (satu) unit Kapal Negara (KN) SAR 412, 1 (Satu) unit Rigid Inflatable Boat (RIB), dan 1 (Satu) Unit Rescue Bouyancy Boat (RBB) berkecepatan tinggi untuk quick response di area lomba serta 2 unit Perahu LCR untuk mendukung evakuasi di area yang sulit dijangkau kapal besar,“ ungkapnya.
“Selain itu Basarnas Pusat juga mengerahkan 1 (Satu) unit Helikopter HR-3606 yang digunakan untuk pelaksanaan evakuasi medis udara,” tambahnya.
Hery mengatakan, dapat bekerja sama dengan seluruh stakeholder dalam pengamanan dan keselamatan saat event berlangsung.
“Memberikan dukungan maksimal, baik dari sisi personel, alut air, maupun udara, untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar. Kami berharap kerja sama yang solid dengan seluruh unsur pengamanan dapat meminimalkan potensi risiko di lapangan,” ujar Hery.
Selain pengamanan di area lomba, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan juga menyiapkan prosedur emergency response yang terintegrasi dengan panitia, TNI-Polri, BPBD, Dinas Kesehatan, Kementerian Perhubungan, dan instansi terkait lainnya.
(cw3/nusantaraterkini.co)
