Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Anwar Iskandar Kembali Nahkodai MUI, Pengukuhan Pengurus Periode 2025-2030 Digelar di Istiqlal

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Proses pengukuhan pengurus MUI periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).(foto:rmol)

Nusantaraterkini.coJAKARTA-Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi telah menetapkan arah kepemimpinan baru dengan mengukuhkan susunan personalia kepengurusan untuk masa khidmat 2025-2030. Dalam prosesi khidmat yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026), Anwar Iskandar secara resmi ditetapkan kembali untuk menduduki posisi Ketua Umum. 

Keputusan strategis ini tertuang dalam ketetapan Dewan Pimpinan yang dibacakan langsung oleh Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan, yang juga kembali dipercaya mengemban posisinya didampingi oleh Misbahul Ulum sebagai Bendahara Umum.

Baca Juga : Golkar Sumut Pasca-Musda: Andar Amin Telponan dengan Hendri Yanto Sitorus, Yasyir Ridho Ketemu Erni

​Struktur kepemimpinan di jajaran pimpinan harian kali ini diperkuat oleh tiga Wakil Ketua Umum, yakni Cholil Nafis, Anwar Abbas, dan Marsyudi Syuhud. Mereka bersinergi dengan deretan ketua bidang yang diisi oleh tokoh-tokoh berpengaruh seperti Asrorun Ni’am Sholeh, Gusrizal Gazahar, Fasli Jalal, hingga Nusron Wahid. Amirsyah menegaskan bahwa seluruh jajaran Dewan Pimpinan dan Pertimbangan ini memiliki mandat penuh untuk menjalankan roda organisasi berdasarkan pedoman dasar dan peraturan yang berlaku, dengan ruang terbuka untuk evaluasi jika terdapat kebutuhan perkembangan organisasi di masa depan.

​Dinamika kepengurusan ini juga didukung oleh barisan 19 Wakil Sekretaris Jenderal dan 8 Bendahara yang mencakup berbagai figur kompeten seperti Adib Khumaidi dan Diana Dewi. 

Baca Juga : Presiden Prabowo Hibahkan Lahan Strategis Bundaran HI untuk Gedung MUI

Tak hanya di jajaran eksekutif, posisi Dewan Pertimbangan pun diisi oleh deretan intelektual dan ulama kaliber nasional, mulai dari Nasaruddin Umar, Jimly Asshiddiqie, hingga Hamdan Zoelva. Sad Ibrahim dipercaya mengemban posisi Sekretaris Dewan Pertimbangan dengan dukungan dari wakil sekretaris seperti Zainut Tauhid Sa’adi dan Zulfa Mustofa.

​Dilansir RMOL, penetapan susunan ini menandai kesiapan MUI dalam menghadapi tantangan keumatan selama lima tahun ke depan. Dengan komposisi yang menggabungkan ulama senior, cendekiawan hukum, dan praktisi organisasi, kepengurusan periode ini diharapkan mampu menjalankan fungsi sebagai pelayan umat sekaligus mitra pemerintah secara optimal. Penetapan ini pun dinyatakan berlaku sejak tanggal dikukuhkan, membawa harapan baru bagi penguatan peran Majelis Ulama Indonesia di tengah dinamika global yang kian kompleks.

Berikut susunan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Periode 2025-2030: 

Ketua Umum:

Anwar Iskandar 

Wakil Ketua Umum:

Cholil Nafis

Anwar Abbas

Marsyudi Syuhud 

Ketua-Ketua:

Asrorun Ni’am Sholeh

Gusrizal Gazahar

Mastuki Baidlowi

Abdul Manan Ghani

Abdul Moqsith Ghazali

M. Ajrul Tanjung

Sudarnoto Abdul Hakim

Sholahuddin Al-Aiyub

Fasli Jalal

Pasni Rusli

Faisal Nasir bin Madi

Siti Ma’rifah

Utang Ranuwijaya

Wahiduddin Adams

Muhammad Zaitun Rasmin

Ahmad Fahrur Rozi Burhan

Nusron Wahid

Nur Ahmad 

Sekretaris Jenderal:

Amirsyah Tambunan 

Wakil Sekretaris Jenderal:

Aminuddin Yakub

Muhammad Ziyad

Asrori S. Karni

Arif Fahrudin

Sarmidi Husna

Hasuarli Halim

Shafira Mahrusah

Muhammad Buhari Muslim

Muhammad Adib Khumaidi

Ery Yusuf

Armai Arief

Nilmayetti Yusri

Ali M. Abdillah

Muhammad Ihsan Tanjung

Syamsul Qomar

Khairul Sholeh Rasyid

Mabroer

Rofiqul Umam Ahmad

Rahmat Hidayat 

Bendahara Umum:

Misbahul Ulum 

Bendahara-Bendahara:

Rudy Mas’ud

Diana Dewi

Trisnaningsih Yuliati Juaeli

Yayat Sujatna

Jojo Sutisna

Idy Muzayyad

Mahsin Ahmad

Erni Juliana Al-Hasanah Nasution 

Sementara itu, berikut susunan Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia: 

Nasaruddin Umar

Afifuddin Muhajir

Jimly Asshiddiqie

Hamdan Zoelva

Shafiq A. Mughni

Basri Bermanda

Abdul Lah Zaidi

Tamsil Linrung

Phil. Kamaruddin Amin

Amany Lubis

Bariah Priyumi

Yusnar Yusuf

Mashuri Abdillah

Zaenuddin

Masnun Tahir

Muhyiddin Junaidi

Muhammad Sapri Hutauruk 

Sekretaris:

Sad Ibrahim 

Wakil Sekretaris:

Zainut Tauhid Sa’adi

Zulfa Mustofa

Nauruz Zaman Husein

Ahmad Muzakki

Sabriati Aziz

Siti Aisyah

Valina Singka Subekti

Muhammad Mukri

Shodiqom

Nashirul Haq. 

(Emn/Nusantaraterkini.co)