Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita
Iklan

Anggaran P-APBD 2026 Tidak Disahkan, KONI Deliserdang Andalkan Dana Swadaya untuk Berangkatkan Atlet ke Porprovsu XII

Anggaran P-APBD 2026 tak disahkan, KONI Deliserdang andalkan dana swadaya untuk berangkatkan atlet.

KONI Deliserdang memberikan keterangan pers, Jumat (16/10/2026). (Foto: dok Instagram/sumut.juara)
KONI Deliserdang memberikan keterangan pers, Jumat (16/10/2026). (Foto: dok Instagram/sumut.juara)
A A

Nusantaraterkini.co, DELISERDANG - Kontingen Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII 2026 asal Kabupaten Deliserdang terancam tampil pincang karena terancam tidak dapat memberangkatkan seluruh atlet dan pelatihnya.

Hal ini akibat tidak disahkannya anggaran kontingen melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2026 oleh pimpinan DPRD setempat.

Persoalan krusial tersebut dibeberkan langsung dalam sesi konferensi pers yang berlangsung di Kantor pada Jumat (16/10/2026) sore.

Pertemuan itu turut dihadiri oleh para ketua serta pengurus dari berbagai cabang olahraga yang resah memikirkan nasib para atlet menjelang ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut.

Menyikapi kebuntuan anggaran dari pemerintah daerah, jajaran pengurus tidak tinggal diam dan memilih jalur gotong royong. Melalui iuran dan partisipasi internal pengurus, terkumpul dana mandiri sekitar Rp300 juta guna membiayai keberangkatan kontingen.

Wakil Ketua I Bidang Organisasi KONI Deliserdang, Iwan Nugroho menjelaskan, langkah swadaya ini diambil demi memastikan para atlet tetap memiliki kesempatan berjuang di arena .

Menurutnya, sejumlah Rp300 juta dari kantong para pengurus ini diharapkan bisa menjadi solusi darurat, meski opsi rasionalisasi atau pengurangan jumlah kontingen tidak bisa dihindari.

"Dengan dana ini, kami berharap tetap bisa memberangkatkan atlet dan pelatih, meskipun harus ada pengurangan," ungkap Iwan, dikutip dari akun Instagram sumut.juara, Minggu (18/10/2026).

Bahkan dampak dari pengetatan anggaran ini, pihak KONI terpaksa harus memangkas jumlah personel yang diberangkatkan, mulai dari atlet, pelatih, hingga jumlah cabang olahraga yang berpartisipasi.

Seluruh kebutuhan akomodasi kontingen juga mau tidak mau harus disesuaikan dengan isi kantong anggaran yang ada.  

Situasi pelik ini tentu menjadi ujian berat bagi pembinaan olahraga di Deliserdang.

Padahal, para atlet telah memeras keringat menjalani latihan panjang demi mengharumkan nama daerah. Kendala finansial dikhawatirkan memupus mimpi sebagian atlet dan cabor untuk turun gelanggang.

Di tengah keterhimpitan tersebut, KONI Deliserdang melayangkan harapan besar kepada Panitia Besar (PB) Porprovsu agar bersedia memberikan keringanan berupa kebijakan khusus terkait kewajiban uang partisipasi.

Berbekal dana seadanya hasil urunan mandiri, KONI Deliserdang bertekad mengoptimalkan potensi yang tersisa agar para duta olahraga daerah tetap bisa berjuang merengkuh prestasi.

(zie/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru