Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Anak 6 Tahun Diterkam Buaya Saat Mandi di Parit Dekat Rumah: Jasad Korban Belum Ditemukan

Seorang anak bernama Cristian Ricardo, berusia 6 tahun diterkam buaya saat mandi di parit yang ada di dekat rumahnya di Desa Tanjung Beringin,

Bagikan:
Masyarakat bersama tim penyelamat saat melakukan pencarian korban. (Foto: Dok. Polres Kubu Raya).
Masyarakat bersama tim penyelamat saat melakukan pencarian korban. (Foto: Dok. Polres Kubu Raya).
A A

nusantaraterkini.co,  - Seorang bernama Cristian Ricardo, berusia 6 tahun yang ada di dekat rumahnya di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya (KKR), Kalimantan Barat, (Kalbar).

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (2/2/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Namun hingga saat ini, Jumat (7/2/2025) .

Baca Juga : Gunakan Dana Pribadi, Jonatan Tarigan Perbaiki Jalan di Kecamatan Sei Bingai

Kapolsek Batu Ampar, Ipda Rachmatul Isani Fachri melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade mengatakan, peristiwa itu bermula saat korban mandi di parit bersama pamannya yang bernama Inca dan kakaknya. 

Saat itu korban melompat dari atas jembatan kayu ke parit, namun tak muncul kembali ke permukaan. Inca, paman korban mulai curiga dan berniat hendak menyelam mencari korban. Saat itu lah paman korban melihat seekor buaya sepanjang sekitar 4 meter yang muncul dan menggigit korban serta menyeretnya ke Sungai Simpang Aur.

Baca Juga : 2 Pengedar Narkoba di Langkat Diciduk Polisi

"Melihat kejadian mengerikan itu, Inca berteriak histeris memanggil ayah korban, Robi. Tanpa pikir panjang, Robi langsung mengambil motor air untuk mengejar buaya tersebut dengan harapan bisa menyelamatkan anaknya. Namun, setelah melakukan pencarian, korban maupun buaya itu tidak ditemukan," ungkap Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, dikutip Hi Pontianak, Jumat (7/2/2025).

Hingga pencarian di hari keempat ini, kata Ade, korban masih belum ditemukan. masyarakat bersama Basarnas, Airud Polda , Polsek Batu Ampar, karyawan PT. DTK dan Masyarakat Tani Inti (MTI) masih melakukan pencarian terhadap korban.

(Dra/nusantaraterkini.co) 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru