Aksi Kamisan di Medan, Massa Soraki Rombongan Petugas Polisi: Brutal dan Penindas!
Hal tersebut sebagai bentuk kekesalan masyarakat sipil terhadap petugas kepolisian yang ada di Sumatera Utara. Khususnya terkait peristiwa unjuk rasa
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Aksi Kamisan yang digelar di Jalan Balai Kota, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, meneriaki rombongan polisi yang melintas di depan mereka.
Pantauan Nusantaraterkini.co, terlihat rombongan polisi Satuan Sabhara dan Brimob sedang melitas di Jalan Balai Kota, saat aksi kamisan berlangsung. Kemudian massa aksi langsung mneriaki iring-irigan mobil polisi tersebut dengan kata brutal dan penindas.
Baca Juga : KontraS Sumut Kecam Penanganan Polisi di Aksi 26 Agustus
Alfandi Algana selaku Koordinator Aksi Kamisan, mengatakan, hal tersebut sebagai bentuk kekesalan masyarakat sipil terhadap petugas kepolisian yang ada di Sumatera Utara. Khususnya terkait peristiwa unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumut dan DPR RI yang mereka nilai sangat arogan dan brutal terhadap masyarakat yang menyampaikan aspirasi.
“Itu sebenarnya respons dari kawan-kawan yang resah bahwa semakin hari pihak kepolisian semakin menjadi-jadi tindak brutalitasnya dan kesewenang-wenangan dalam menggunakan kekuasaan,” ucapnya.
Baca Juga : Unjuk Rasa Mahasiswa di DPRD Sumut Kembali Ricuh, Massa Dipukul Mundur
Baca Juga : MAKI Sumut Nilai Pernyataan Kapolda soal Demo di DPRD Provokatif
Menurutnya, polisi tega memukuli tanpa belas kasihan terhadap masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan tangan kosong, tetapi dibalas dengan pentungan bahkan laras panjang.
“Mahasiswa melakukan aksi membawa tangan kosong, tapi aparat mengamankan masyarakat dengan menggunakan alat pentungan, tameng, dan senjata laras panjang,” katanya.
Dia mengatakan, tak semestinya polisi melakukan Tindakan kepada rakyat begitu kejam.
"Masyarakat yang unjuk rasa bukan bandar narkoba ataupun teroris sehingga tidak perlu berprilaku brutal dan arogan apalagi sampai berfikiran musuh," pungkasnya.
(cw3/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMSELDinkes Sumsel Catat 29.969 Kasus ISPA Akibat Dampak Kabut Asap Karhutla hingga September 2026
hendra·7 menit yang lalu -
NEWSDugaan Mafia Tanah di Sulteng Diadukan ke Komisi III DPR, Kuasa Hukum Soroti SP3 Polda
hendra·38 menit yang lalu -
KRIMINALSidang Kasus PNBP Pelabuhan Belawan, JPU Dalami Prosedur Pemanduan dan Navigasi Kapal
hendra·1 jam yang lalu -
PENDIDIKANMulai Oktober, Siswa SMA/SMK Bermasalah Bakal Dibina di Barak Kopassus
hendra·1 jam yang lalu -
PERISTIWADua Pemuda Tewas di Kontrakan, Polisi Temukan Bau Gas Menyengat dan Kompor Masih Menyala
hendra·2 jam yang lalu -
NASIONALDPD dan TNI Dorong Karya Bakti di Bengkulu, 580 Titik Pembangunan Disiapkan
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALMelawan Petugas, Dua Terduga Pelaku Curanmor di Binjai Kota Ditembak Polisi
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALLBH Pandawa Khatulistiwa Desak Penegak Hukum Usut Dugaan Aliran Emas Papua di Samarinda
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
KRIMINALiPhone Winda Lorenza Belum Pernah Dibuka Penyidik, LBH Medan Desak Uji Digital Forensik
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOSultan B. Najamudin Dorong Kolaborasi TNI dan Pemda Percepat Pembangunan di Daerah
Fadli Tara·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan