Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Aksi Kamisan di Medan, Massa Soraki Rombongan Petugas Polisi: Brutal dan Penindas!

Hal tersebut sebagai bentuk kekesalan masyarakat sipil terhadap petugas kepolisian yang ada di Sumatera Utara. Khususnya terkait peristiwa unjuk rasa

Suasana Aksi Kamisan di Jalan Balai Kota, Medan, tepatnya di depan Kantor Pos Indonesia, Kamis (28/8/2025). (Foto: Mhd Ilham Pradilla/Nusantaraterkini.co)
Suasana Aksi Kamisan di Jalan Balai Kota, Medan, tepatnya di depan Kantor Pos Indonesia, Kamis (28/8/2025). (Foto: Mhd Ilham Pradilla/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN -  Aksi Kamisan yang digelar di Jalan Balai Kota, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, meneriaki rombongan polisi yang melintas di depan mereka.

Pantauan Nusantaraterkini.co, terlihat rombongan polisi Satuan Sabhara dan Brimob sedang melitas di Jalan Balai Kota, saat aksi kamisan berlangsung. Kemudian massa aksi langsung mneriaki iring-irigan mobil polisi tersebut dengan kata brutal dan penindas.

Baca Juga : KontraS Sumut Kecam Penanganan Polisi di Aksi 26 Agustus

Alfandi Algana selaku Koordinator Aksi Kamisan, mengatakan, hal tersebut sebagai bentuk kekesalan masyarakat sipil terhadap petugas kepolisian yang ada di Sumatera Utara. Khususnya terkait peristiwa di depan Gedung dan DPR RI yang mereka nilai sangat arogan dan brutal terhadap masyarakat yang menyampaikan aspirasi. 

“Itu sebenarnya respons dari kawan-kawan yang resah bahwa semakin hari pihak kepolisian semakin menjadi-jadi tindak brutalitasnya dan kesewenang-wenangan dalam menggunakan kekuasaan,” ucapnya.

Baca Juga : Unjuk Rasa Mahasiswa di DPRD Sumut Kembali Ricuh, Massa Dipukul Mundur

Baca Juga : MAKI Sumut Nilai Pernyataan Kapolda soal Demo di DPRD Provokatif

Menurutnya, polisi tega memukuli tanpa belas kasihan terhadap masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan tangan kosong, tetapi dibalas dengan pentungan bahkan laras panjang.

“Mahasiswa melakukan aksi membawa tangan kosong, tapi aparat mengamankan masyarakat dengan menggunakan alat pentungan, tameng, dan senjata laras panjang,” katanya.

Dia mengatakan, tak semestinya polisi melakukan Tindakan kepada rakyat begitu kejam.

"Masyarakat yang bukan bandar narkoba ataupun teroris sehingga tidak perlu berprilaku brutal dan arogan apalagi sampai berfikiran musuh," pungkasnya.

(cw3/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait