Nusantaraterkini.co, MEDAN – Menjaga kesehatan saluran cerna bisa dimulai dari kebiasaan sederhana, salah satunya dengan rutin mengonsumsi buah-buahan tinggi serat. Sejumlah buah diketahui mampu membantu kerja usus agar lebih optimal dan melancarkan buang air besar secara alami.
Istilah “usus kotor” memang bukan istilah medis. Namun, ungkapan ini kerap digunakan untuk menggambarkan kondisi pencernaan yang kurang lancar akibat minim serat, kurang cairan, dan gaya hidup kurang aktif. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga memicu gangguan pencernaan.
Sebagai langkah pencegahan, konsumsi buah tertentu dapat membantu membersihkan sisa makanan di usus sekaligus menjaga keseimbangan sistem pencernaan. Berikut delapan buah yang mudah ditemukan di Indonesia dan dikenal baik untuk kesehatan usus.
Baca Juga : Kolaborasi Salah Satu Komponen Penting dalam Penanggulangan TB di Sumut
1. Pepaya
Pepaya sudah lama dikenal sebagai buah andalan untuk melancarkan pencernaan. Kandungan seratnya membantu melembutkan tinja, sementara enzim papain berperan memecah protein agar lebih mudah dicerna oleh tubuh.
2. Apel
Baca Juga : Kasus Hipertensi dan Diabetes di Surabaya Melonjak Usai Lebaran
Apel mengandung pektin, serat larut yang membantu mengikat sisa metabolisme di usus. Selain itu, konsumsi apel secara rutin juga mendukung pertumbuhan bakteri baik yang berperan menjaga kesehatan saluran cerna.
3. Pisang
Buah berwarna kuning ini kaya akan serat prebiotik seperti inulin yang membantu meningkatkan aktivitas bakteri baik di usus. Pisang juga mengandung kalium yang penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, sehingga mencegah sembelit.
Baca Juga : Pemerintah Indonesia Dorong Kesetaraan Akses Lewat Pandemic Treaty
4. Pir
Dengan kandungan air dan serat yang tinggi, pir efektif membantu melancarkan pergerakan usus. Konsumsi pir secara teratur dapat membantu mencegah tinja keras dan membuat proses buang air besar lebih nyaman.
5. Alpukat
Baca Juga : Komisi IX Kritik Lambannya Pemulihan RS Pascabanjir Sumatera
Alpukat tidak hanya tinggi serat, tetapi juga mengandung lemak sehat yang membantu melumasi saluran pencernaan. Kombinasi ini membuat sistem cerna bekerja lebih lancar dan efisien.
6. Buah Naga
Buah naga mengandung serat dan antioksidan yang membantu mempercepat waktu transit makanan di usus. Kandungan ini membantu mencegah penumpukan sisa makanan sekaligus menjaga kesehatan dinding usus.
Baca Juga : Manfaat dan Risiko Olahraga Malam yang Perlu Anda Ketahui
7. Jeruk
Jeruk kaya vitamin C, air, dan serat. Kandungan airnya membantu melembutkan tinja, sementara seratnya mendukung proses pembuangan sisa makanan dari tubuh secara alami.
8. Kiwi
Baca Juga : Wabah Virus HMPV Merebak di China, Kemenkes Imbau Publik Tidak Panik dan Waspada
Kiwi dikenal mampu meningkatkan frekuensi buang air besar tanpa menimbulkan rasa tidak nyaman. Kandungan serat dan enzim actinidin di dalamnya membantu proses pencernaan berjalan lebih efektif.
Tips Aman Mengonsumsi Buah untuk Kesehatan Usus
Agar manfaatnya optimal, konsumsi buah sebaiknya dilakukan secara bertahap, terutama bagi yang belum terbiasa makan tinggi serat. Pilih buah segar, konsumsi dalam bentuk utuh, dan pastikan tidak menambahkan gula berlebihan jika diolah menjadi jus.
Selain itu, imbangi dengan minum air putih yang cukup, rutin berolahraga, serta mengonsumsi makanan berserat lainnya. Jika keluhan sembelit berlangsung lama atau disertai gejala serius seperti nyeri hebat dan darah pada tinja, segera periksakan diri ke dokter.
(Dra/nusantaraterkini.co).
