4 Fakta Komplotan Perampok Rumah Kosong Lintas Provinsi, Uang Pencurian Dijadikan Modal Beli Senjata
Saat itu mereka melakukan perlawan sehingga kita (polisi) terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan mereka
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Komplotan pencuri rumah kosong antar provinsi telah ditangkap oleh petugas gabungan Polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara (Sumut). Tujuh pelaku diringkus, salah seorang di antaranya adalah seorang pecatan TNI AD.
Para pelaku yakni AH (30), AAR (39), RL (32), MJA (27), L (54), FP (41), dan AW (31). Sementara seorang pelaku lainnya bernama Sutrisno, masih buron.
Saat ini, kepolisian masih berkoordinasi dengan pihak berwenang di daerah lain untuk mengungkap lebih lanjut jaringan kejahatan tersebut.
Berikut sejumlah fakta terkait kasus komplotan pencurian yang telah Nusantaraterkini.co rangkum.
1. Tiga Orang Pelaku Ditembak Polisi
Plh Kabid Humas Polda Sumut Kombes Yudhi Pinem mengatakan, setelah proses penangkapan para pelaku akan dibawa ke Polrestabes Medan, 3 diantaranya yakni AAR, RL, dan AH, mencoba melawan petugas.
"Saat itu mereka melakukan perlawan sehingga kita (polisi) terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan mereka," ujar Yudhi saat melangsungkan Konferensi Pers di Mapolrestabes Medan, Senin (10/2/2025).
2. Satu Orang Pelaku Pecatan TNI AD
Seorang mantan prajurit TNI inisial AW (30) ditangkap saat hendak melakukan pembobolan rumah mewah di Kompleks Taman Anggrek, Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.
Yudhi mengatakan, AW dipecat dari TNI sejak tahun 2023 karena desersi. AW ditangkap bersama empat pelaku inisial AH (29), AAR (39), RL (23), dan FP (41) pada Rabu (4/2/2025).
"Mereka ditangkap saat keluar dari Kompleks Taman Anggrek, di Sukabumi. Saat itu mereka mau beraksi lagi, membobol rumah," kata Yudhi.
3. Beraksi Saat Rumah Kosong
Peristiwa perampokan itu terjadi di Jalan Metal, Komplek Cemara Cemara Hijau, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (17/1/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat kejadian, rumah tersebut dalam keadaan kosong.
"Jadi, modusnya adalah membongkar rumah saat kosong atau tidak berpenghuni," kata Yudhi.
Yudhi menjelaskan para pelaku mencuri brankas yang berisi uang tunai sebanyak Rp 200 juta, emas, dua sertifikat rumah, 11 BPKP Mobil, dan sejumlah surat berharga lainnya. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 1 miliar.
Para pelaku, kata Yudhi, masuk ke rumah korban dengan merusak pintu. Setelah itu, pelaku mengambil brankas yang berada di lantai dua.
4. Uang Pencurian Dijadikan Modal Beli Senjata
Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Arif Setyawan, mengatakan selama beraksi para pelaku melengkapi diri dengan senjata api (Senpi).
"Mereka menggunakan senpi rakitan ya, dibeli dari hasil perampokan mereka," ujar Gidion saat konferensi pers di Mapolrestabes Medan, Senin (10/2/2025).
Dirinya juga menjelaskan, uang hasil pencurian itu kerap digunakan para pelaku untuk membeli senjata. Kemudian, senjata itu digunakan untuk melakukan perampokan di lokasi lainnya. Dan itu terus berulang.
"Tapi banyak harus kita ungkap lebih dalam, nanti kita dalami dengan penyidikan. Dari hasil kejahatan ini juga dibeli untuk membeli senjata api yang digunakan untuk melakukan tindak pidana lagi," pungkas Gidion.
(cw7/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS VIDEOSultan B. Najamudin Dorong Kolaborasi TNI dan Pemda Percepat Pembangunan di Daerah
Fadli Tara·9 menit yang lalu -
NEWS VIDEOGubernur Herman Deru Tegaskan Banpres Karhutla Rp100 Miliar Digunakan Sesuai Prosedur
Fadli Tara·15 menit yang lalu -
KESEHATANCegah HIV/AIDS, Rutan Kabanjahe Skrining Kesehatan Warga Binaan
Rozie Winata·17 menit yang lalu -
NASIONALPrabowo Takziah ke Rumah Megawati, Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Guruh Soekarnoputera
Rozie Winata·27 menit yang lalu -
KESEHATANRS Adam Malik Perkuat Layanan Jantung dengan Teknologi PFA untuk Tangani Pasien Aritmia
Rozie Winata·40 menit yang lalu -
E-SportTimnas MLBB Indonesia Takluk 0-2 dari Malaysia di Asian Games 2026
Herman Saleh Harahap·44 menit yang lalu -
KRIMINALBelum Jera, Residivis Narkoba di Medan Kota Kembali Diringkus Polisi, 7 Paket Sabu Siap Edar Diamankan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NASIONALFilep Wamafma Usulkan Pembentukan Dinas Khusus Masyarakat Adat untuk Perkuat Otsus Papua
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIRupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Tekanan Global Jadi Sorotan
hendra·1 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Antam Anjlok ke Rp2.580.000 Per Gram, Buyback Ikut Turun Tajam
Rozie Winata·1 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan