Nusantaraterkini.co, TAPUT - Dua istri prajurit TNI dari Kodim Tapanuli Selatan menjadi korban longsor di Jalan Tarutung-Sibolga, pada Selasa (24/11/2025) malam, lalu.
Hingga Jumat (29/11/2025), korban belum ditemukan, namun proses evakuasi terus dikebut para petugas eksavator.
Terkait kabar duka tersebut, Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon mengungkapkan turut berduka cita, di mana ada kehilangan anggota keluarga besar dari TNI, dari kodim Tapsel yaitu dua anggota persit ataupun istri prajurit dan juga satu anak.
Baca Juga : Istri, Bayi, dan Empat Saudara Prajurit TNI Tewas Tertimbun Longsor di Tapanuli Utara
"Saat ini posisinya masih belum diketemukan. Sementara dua prajurit kita sedang berduka," jelasnya.
Dalam proses pencarian, lanjutnya, pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin.
"Para korban belum ditemukan, dan kita terus berupaya untuk mencari jenazah dari istri-istri dari dua orang prajurit kita Tapanuli Selatan," katanya.
Baca Juga : 6 Prajurit TNI Sempat Terkepung Saat Kerusuhan Yalimo, 3 Luka Berat
Dalam kejadian tersebut, Danrem menuturkan berawal saat mereka melakukan perjalanan dari sibolga kemudian singgah di sini (Sibalanga).
Namun, ada longsor di depan, sehingga mereka memutus untuk istirahat di sini.
"Tiba-tiba longsor di malam hari, mereka tidak sempat melarikan diri dan terdorong oleh longsor. Sehingga kita berupaya hari ini semaksimal mungkin dan sudah kita laporkan dengan bapak Pangdam I/BB. Bapak Pangdam menyampaikan duka, kemudian akan dimaksimalkan pencarian untuk mendapatkan jenazah dari istri prajurit kita," pungkasnya.
Baca Juga : Cerita Yafid, Korban Penganiayaan yang Dijadikan Tersangka Oleh Polres Binjai
(mft/Nusantaraterkini.co)
