Warga Gunung Meranti, Keluhkan Puluhan Tahun tak Tersentuh Pembangunan Infrastruktur Jalan
Warga Gunung Meranti, Keluhkan Puluhan Tahun tak Tersentuh Pembangunan Infrastruktur Jalan
Nusantaraterkini.co, TAPTENG - Gunung Meranti, Dusun 2, Desa Sitardas, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara merupakan salah satu dusun terpencil yang puluhan tahun dan hingga saat ini belum mendapatkan perhatian dalam pembangunan infrastruktur jalan.
Beberapa awak media yang datang langsung ke lokasi, menempuh perjalanan hingga 3 jam dari pusat Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Tengah tepatnya dari Kota Pandan.
Memasuki Desa Sitardas yang sebagian wilayahnya termasuk dalam lingkungan perusahaan sawit PT CPA/AEP, kondisi jalannya masih berupa jalan bebatuan dan pasir.
Salah satu dusun, yang dihuni sebanyak 202 Kepala Keluarga, 60 persen merupakan suku Nias, 20 persen suku Jawa dan 20 lainya campuran suku Batak dan Pesisir. Kampung yang sudah berubah menjadi Dusun ini merupakan awal terbentuknya Desa Sitardas yang pertama sekali ditempati warga suku Nias pada tahun 1980-an, Mata pencaharian penduduknya dari hasil pertanian, perkebunan dan bekerja di perusahaan sawit.
Kondisi infrastruktur jalan yang cukup parah dan belum tersentuh bantuan pembangunan akhirnya dikeluhkan warga. Ketika dikonfirmasi beberapa warga mengatakan, Dana desa digulirkan pemerintah hingga miliaran setiap Desa, namun dusun 2 Gunung Meranti tidak mendapatkan perhatian dalam pembangunan, khususnya jalan yang hingga saat ini rusak parah sepanjang 5 kilometer.
"Saya dan orang tua sudah puluhan tahun tinggal di kampung ini, namun kondisi jalan tidak berubah, apa lagi saat hujan banyak genangan air," ucap Harefa (43), Senin, (25/05/2026).
Ia juga sebagai Kadus sering beradu argumen baik kepada Camat dan Kepala Desa yang selalu menjanjikan pembangunan jalan yang tidak terealisasi hingga hari ini.
"Camat Badiri pernah menjanjikan akan membangun jalan ini nantinya, dengan meminta dari APBD Tapteng," ujar Kadus Harefa.
Warga lainnya yang berkomentar terhadap rusaknya jalan di dusun 2 Gunung Meranti, Ziliwu memohon perhatian pemerintah Desa Sitardas dan Pemkab Tapteng.
"Tolong bantuannya, kami sudah puluhan tahun merasakan ketidakadilan, jalan Dusun kami tidak pernah dibangun," katanya.
Lase (52) yang juga diwawancarai saat melewati jalan rusak tersebut berharap agar jalan ini cepat diperbaiki.
"Sudah 25 tahun saya disini, dan merasakan langsung sakitnya melewati jalan ini, anak-anak sekolah juga setiap harinya harus melewati jalan ini," jelasnya.
"Bila kondisi hujan, anak sekolah pasti akan libur karena kondisi banjir," timpalnya.
Dikonfirmasi kepada Kepala Desa Sitardas soal keadaan jalan di dusun 2, Gunung Meranti, Heri Purwanto saat berkunjung ke Desa Sitardas, tidak berada di tempat dan tidak membalas sambungan WhatsApp.
(Jjm/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
-
EKONOMITiga Perusahaan Otomotif Mengakui Dugaan Diskriminasi KPPU
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
KESEHATANKampanye Germas Ceria, Kahiyang Ajak Siswa Hidup Sehat
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
KRIMINALPolda Sumsel Tangkap Tersangka Pembobol Rumah Guru Agama
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
-
KOTA MEDANPemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Sumatera
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
SUMUTPemprov Sumut Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Realisasi APBD 2026
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KESEHATANRico Waas Tegaskan Pembangunan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Penganiayaan Tokoh Pers di Sidimpuan: Polisi Reka 30 Adegan
Herman Saleh Harahap·8 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan