Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kejagung RI Apresiasi ABPEDNAS Sumsel Jadi yang Terbesar di Indonesia

Kejagung RI mengapresiasi ABPEDNAS Sumsel sebagai organisasi BPD terbesar di Indonesia dengan lebih dari 12.000 anggota dan penguatan pengawasan desa.

Gubernur Sumsel, Herman Deru saat mendampingi Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani (kanan) dan Kajati Sumsel, Ketut Sumedana (kiri) dalam kegiatan Pengukuhan DPC ABPEDNAS se-Sumatera Selatan di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Ogan Ilir pada, Sabtu (26/6/2026). (foto: pemprov sumsel)
Gubernur Sumsel, Herman Deru saat mendampingi Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani (kanan) dan Kajati Sumsel, Ketut Sumedana (kiri) dalam kegiatan Pengukuhan DPC ABPEDNAS se-Sumatera Selatan di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Ogan Ilir pada, Sabtu (26/6/2026). (foto: pemprov sumsel)
A A

Nusantaraterkini.co,  — Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI, mengapresiasi perkembangan Asosiasi Badan Permusyawaratan Nasional (ABPEDNAS) sebagai salah satu organisasi tercepat dan terbesar di Indonesia. Saat ini, anggota ABPEDNAS mencapai lebih dari 12.000 orang.

Apresiasi itu disampaikan dalam acara Optimalisasi Program Jaksa Garda Desa () sekaligus Pengukuhan DPC ABPEDNAS se-Sumatera Selatan di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Ogan Ilir pada, Sabtu (26/6/2026).

"Harapannya, tingkat kepala maupun perangkat desa yang terjerat tindak pidana korupsi dapat terus menurun," ujar dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (28/6/2026).

Reda yang juga menjabat Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS menyampaikan pentingnya peran Badan Permusyawaratan Desa () dalam mengawal tata kelola pemerintahan dan keuangan desa lewat aplikasi Jaga Desa yang terintegrasi.

Kejaksaan menggandeng ABPEDNAS sebagai mitra strategis pengawasan, sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi anggota melalui bantuan program ketahanan pangan berupa 1.000 ekor ayam petelur di dan Banyuasin serta budidaya ikan bioflok.

"Harapannya, organisasi ABPEDNAS tidak hanya berperan dalam pengawasan desa, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi melalui program-program pemberdayaan yang berkelanjutan," imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, mengatakan jika pengukuhan ini merupakan awal tanggung jawab besar untuk meningkatkan kinerja dan kualitas organisasi, bukan sekadar puncak pencapaian.

"Ini bukan puncak, justru baru permulaan. Jangan puas hanya karena kita memiliki struktur lebih dari 12 ribu anggota dan menjadi yang terbesar di Indonesia. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menunjukkan kinerja yang baik," katanya.

Deru meminta jajaran ABPEDNAS menyusun rencana strategis yang selaras dengan kebijakan pusat serta memperkuat sinergi dengan APDESI demi kemajuan desa.

Ia juga mengungkapkan terima kasih atas perhatian khusus dan bantuan nyata dari Jamintel, serta mengimbau pemerintah daerah bersama kejaksaan menggelar literasi hukum bagi anggota BPD mengenai peraturan daerah hingga KUHAP terbaru.

"Saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Bapak Jamintel yang telah memberikan perhatian khusus kepada ABPEDNAS . Tidak mudah mengatur jadwal di tingkat nasional, tetapi beliau hadir dan bahkan memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan masyarakat desa, seperti ayam petelur dan sumur bor," ungkapnya.

Ia juga menilai kekompakan BPD dan kepala desa merupakan modal besar dalam menjaga adat, budaya, serta ekonomi desa.

"Kalau ABPEDNAS dan APDESI bersatu, itu akan menjadi kekuatan besar bagi desa. Karena itu saya minta terus menjaga kebersamaan, mengikuti AD/ART organisasi, serta arahan dari DPP, DPW, dan DPC," ucap dia. 

(Tia/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru