Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Wagub Sumut Kawal Ketat Pembangunan Huntap: Targetkan Pengungsi Segera Miliki Rumah Permanen

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wagub Surya saat mendampingi Menteri PKP Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian groundbreaking Huntap di lahan Asrama Haji Pinangsori, Tapteng, Minggu (21/12/2025).(foto:Diskominfo Sumut)

Nusantaraterkini.co,TAPANULI TENGAH-Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, memberikan penekanan khusus terhadap urgensi ketepatan waktu dalam proyek pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi para penyintas bencana hidrometeorologi. 

"Misi utama pemerintah saat ini adalah memangkas durasi tinggal warga di posko pengungsian. Harapannya, agar seluruh unit hunian sudah dapat ditempati paling lambat pada awal tahun 2026, sehingga masyarakat terdampak bisa kembali menata hidup dengan lebih stabil dan bermartabat," kata Surya, saat mendampingi Menteri PKP Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian groundbreaking Huntap di lahan Asrama Haji Pinangsori, Tapteng, Minggu (21/12/2025)..

Baca Juga : Menteri PKP dan Mendagri Resmikan Pembangunan 118 Hunian Tetap Korban Bencana di Tapteng

Dalam pernyataannya di hadapan jajaran menteri kabinet, Surya secara terbuka mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesabaran sekaligus berperan aktif dalam mendukung kelancaran proses konstruksi di lapangan. Baginya, pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bentuk pemulihan harkat hidup warga yang rumahnya hancur akibat terjangan banjir dan tanah longsor

"Dengan partisipasi kolektif dari masyarakat dan pengawasan ketat dari instansi terkait, hambatan di lapangan dapat diminimalisir, sehingga target operasional tidak meleset dari jadwal yang telah ditetapkan," ujarnya.

Lebih lanjut, Surya menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kolaborasi lintas instansi yang melibatkan Kementerian PKP, Kemendagri, hingga peran strategis TNI dan Polri. Ia menyebutkan bahwa sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa negara hadir di tengah penderitaan rakyat Sumut.

Wagub juga menekankan bahwa perhatian Presiden terhadap pemulihan pascabencana di Sumatera Utara sangat tinggi, sehingga setiap tahapan pembangunan akan terus dipantau secara berkala untuk memastikan kualitas bangunan tetap terjaga meskipun dikerjakan dengan ritme yang cepat.

Proyek yang tersebar di wilayah Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, hingga Tapanuli Selatan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Provinsi dalam merehabilitasi kawasan pemukiman. 

Di tengah keterlibatan berbagai pihak swasta dan organisasi kemanusiaan, Surya berharap semangat gotong royong ini menjadi katalisator agar pembangunan 200 unit di Sibolga, 118 unit di Tapteng, 103 unit di Taput, dan 227 unit di Tapsel bisa rampung secara serentak. 

Baca Juga : BNPB: Penyelesaian Perunit Huntara Dikebut dalam 3 Hari

"Fokusnya tetap satu, yakni memastikan warga segera keluar dari tenda pengungsian dan masuk ke rumah baru yang aman dan nyaman," pungkasnya.

(Akb/Nusantaraterkini.co)