Wacana Pelengseran Presiden, Firman Subagyo: Seharusnya Menjadi Renungan Bersama
Firman Soebagyo menilai isu pelengseran presiden terpilih menjadi renungan bersama dan meminta politik tetap berjalan sesuai konstitusi.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar MPR, Firman Soebagyo menyoroti munculnya isu pelengseran presiden terpilih meski pemerintahan baru berjalan sekitar 1,5 tahun. Menurut Firman, kondisi tersebut seharusnya menjadi bahan renungan bersama mengenai arah demokrasi Indonesia.
“Uniknya Indonesia ini, konon Pilpres sudah dipilih secara demokratis. Baru berjalan 1,5 tahun, sudah ada pihak-pihak yang membuat isu ingin melengserkan presiden terpilih. Dengan berbagai dalih kesehatan dan lain-lain,” ujar Firman, Senin (14/9/2026).
Firman juga mengkritik sikap sejumlah pihak yang dinilainya tidak sabar menunggu momentum pemilu berikutnya. Menurut dia, persaingan politik justru terus dimainkan melalui berbagai isu di ruang publik, termasuk dengan memanfaatkan buzzer.
“Juga setiap saat, lawan-lawan politik sudah tidak sabar untuk menunggu pemilu lima tahunan. Sudah memainkan buzzer-buzzer untuk membuat isu yang menjelek-jelekkan program pemerintah,” katanya.
Ia menilai kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dalam demokrasi. Namun, kritik tersebut semestinya tetap dilakukan dalam koridor konstitusi dan tidak menjadikan masyarakat sebagai alat untuk kepentingan politik tertentu.
“Mbok ya sabar. Kalau seperti ini mau jadi pemimpin bagaimana? Rakyatnya yang selalu diperalat oleh calon pemimpin itu sendiri. Dan bagaimana ini bisa disebut negara yang demokratis?” tegasnya.
Firman mengingatkan seluruh elemen bangsa agar mengedepankan etika politik dan menghormati hasil pemilu yang telah berlangsung. Menurutnya, apabila terdapat kebijakan pemerintah yang dinilai kurang tepat, perbaikannya harus ditempuh melalui mekanisme demokrasi dan konstitusional.
“Pemilu sudah selesai. Mari kita hormati hasil demokrasi. Kalau ada yang kurang, perbaiki lewat mekanisme yang ada. Jangan bikin gaduh. Rakyat butuh kerja nyata, bukan drama politik tiap hari,” pungkasnya.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMISertifikasi Halal DIminta Tak Jadi Beban Baru bagi UMKM
Herman Saleh Harahap·10 menit yang lalu -
NEWSTNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Kegiatan Bersama Masyarakat
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSMagangHub Batch 2 Dimulai Hari Ini, Peserta Diminta Bersiap
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
E-SportKlasemen MPL ID S18: TLID Kokoh di Puncak, EVOS Beri Kejutan, Peluang RRQ Menipis
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSWorld Cleanup Day 2026, Wali Kota Binjai Ajak Warga Jadikan Gotong Royong Budaya
hendra·10 jam yang lalu -
E-SportKejar Peningkatan Prestasi Nasional, ESI Sumut Gelar Kejurprov Esport 2026
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
KRIMINALVideo Porno “A Day in My Life” Viral, Dua Pria Gay di Bogor Diamankan Polisi
hendra·10 jam yang lalu -
E-SportJungler Magang Rendyyy Bersinar Gantikan Alberttt, EVOS Tumbangkan TLID 2-1
Herman Saleh Harahap·11 jam yang lalu -
NEWSSekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Ditahan, Terseret Kasus 382 Honorer di Metro
hendra·12 jam yang lalu -
SUMSELTerbukti Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pemuda 21 Tahun Diringkus Satreskrim Polres OKU
hendra·13 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan