Tolak MBG Diancam Kehilangan Bansos, Anggota DPR: Jangan Intimidasi Rakyat
Anggota Komisi IX DPR Nurhadi meminta BGN mengklarifikasi dugaan ancaman pencoretan bansos terhadap wali murid yang menolak MBG.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti kabar mengenai seorang wali murid yang mengaku mendapat ancaman akan dicoret dari penerima bantuan sosial (bansos) setelah menolak menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keluhan tersebut sebelumnya disampaikan oleh wali murid melalui media sosial Instagram. Dalam unggahannya di thread, wali murid dengan akun @dyavee tersebut mengaku keberatan menerima MBG dan menyebut adanya ancaman pencoretan dari bansos maupun bantuan yang berkaitan dengan anaknya apabila menolak program tersebut.
Menanggapi hal itu, Nurhadi menilai jika informasi tersebut benar, maka perlu menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang menjalankan program MBG.
"Kalau benar ada wali murid yang diancam akan dicoret dari bansos atau bantuan untuk anaknya karena menolak MBG, ini tentu harus menjadi perhatian serius. Program MBG adalah program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, bukan instrumen untuk menekan atau mengintimidasi masyarakat," ujar Nurhadi kepada Nusantaraterkini.co, Sabtu (19/9/2026).
Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan keberatan, kritik maupun kekhawatiran terhadap pelaksanaan program pemerintah. Perbedaan sikap terhadap program MBG, kata dia, semestinya tidak menjadi alasan untuk mengancam pencabutan bansos ataupun bantuan yang menjadi hak anak.
"Saya kira persoalannya sederhana: masyarakat berhak menyampaikan keberatan, kritik, maupun kekhawatiran terhadap sebuah program pemerintah. Jangan sampai perbedaan sikap terhadap MBG kemudian berujung pada ancaman pencabutan bansos atau hak anak," kata politikus NasDem ini.
Nurhadi juga meminta BGN segera melakukan klarifikasi secara terbuka untuk memastikan duduk perkara sebenarnya. Menurutnya, apabila terbukti terdapat oknum yang melakukan ancaman terhadap masyarakat, tindakan tersebut harus ditindak agar tidak menjadi preseden dalam pelaksanaan program MBG.
"Saya meminta BGN segera mengklarifikasi kasus ini secara terbuka. Kalau memang ada oknum yang melakukan ancaman seperti itu, harus ditindak dan jangan dibiarkan menjadi preseden," tegas anggota Baleg DPR ini.
Lebih lanjut, Nurhadi menegaskan, keberhasilan program MBG tidak semata-mata diukur dari jumlah makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat. Aspek keamanan, ketepatan sasaran, transparansi dan penghormatan terhadap hak masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.
"Kita ingin MBG berjalan sukses, tetapi keberhasilan program tidak hanya diukur dari berapa banyak makanan yang dibagikan. Yang jauh lebih penting adalah apakah program ini aman, tepat sasaran, transparan, dan dilaksanakan dengan menghormati hak masyarakat," jelasnya.
Ia berharap pemerintah tidak mengabaikan kritik dan keberatan yang disampaikan masyarakat. Menurut Nurhadi, masukan dari orang tua dan wali murid justru dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan program MBG di lapangan.
"Jangan sampai program yang tujuannya memberi gizi kepada anak justru menimbulkan ketakutan bagi orang tua. Kritik dan keberatan masyarakat seharusnya menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki MBG, bukan dibalas dengan intimidasi," pungkas Nurhadi yang juga legislator dapil Jatim VII ini.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMISertifikasi Halal DIminta Tak Jadi Beban Baru bagi UMKM
Herman Saleh Harahap·9 menit yang lalu -
NEWSTNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Kegiatan Bersama Masyarakat
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSMagangHub Batch 2 Dimulai Hari Ini, Peserta Diminta Bersiap
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
E-SportKlasemen MPL ID S18: TLID Kokoh di Puncak, EVOS Beri Kejutan, Peluang RRQ Menipis
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWSWorld Cleanup Day 2026, Wali Kota Binjai Ajak Warga Jadikan Gotong Royong Budaya
hendra·10 jam yang lalu -
E-SportKejar Peningkatan Prestasi Nasional, ESI Sumut Gelar Kejurprov Esport 2026
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
KRIMINALVideo Porno “A Day in My Life” Viral, Dua Pria Gay di Bogor Diamankan Polisi
hendra·10 jam yang lalu -
E-SportJungler Magang Rendyyy Bersinar Gantikan Alberttt, EVOS Tumbangkan TLID 2-1
Herman Saleh Harahap·11 jam yang lalu -
NEWSSekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Ditahan, Terseret Kasus 382 Honorer di Metro
hendra·12 jam yang lalu -
SUMSELTerbukti Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pemuda 21 Tahun Diringkus Satreskrim Polres OKU
hendra·13 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan