BGN Perketat Pengawasan Bahan Baku Protein untuk Jaga Keamanan Program MBG
BGN Perketat Pengawasan Bahan Baku Protein untuk Jaga Keamanan Program MBG
Nusantaraterkini.co, JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan terhadap bahan baku makanan yang digunakan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama bahan pangan sumber protein seperti ayam dan daging.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, pengawasan diperketat karena menu MBG banyak menggunakan lauk yang didominasi bahan pangan berprotein.
"Masalahnya benar kalau bahan-bahan ini sudah disediakan dengan cara langsung. Sehingga kami lakukan absensi penerimaan bahan-bahan ini," kata Sudaryono di gedung DPR, Kamis (17/9/2026).
Menurut dia, BGN juga tengah membangun sistem pengadaan dan pemantauan bahan pangan melalui marketplace. Sistem tersebut diharapkan dapat memastikan bahan protein yang digunakan dalam program MBG memiliki kualitas sesuai standar dengan harga yang wajar.
Sudaryono menegaskan, BGN tidak ingin terjadi praktik pengadaan yang merugikan negara maupun penerima manfaat. Misalnya, bahan yang dibeli dengan harga dan spesifikasi kualitas tertentu, tetapi barang yang diterima justru memiliki kualitas lebih rendah.
"Jangan sampai katanya beli kualitas A, tapi ternyata yang datang kualitasnya D. Ini harus kita eliminasi semua," ujarnya.
Selain memperketat pengadaan bahan pangan, BGN juga melakukan pemeriksaan terhadap dapur-dapur yang menjadi bagian dari pelaksanaan program MBG. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan setiap dapur memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.
Sudaryono menyebut pemeriksaan telah dilakukan terhadap hampir separuh dari total dapur yang ada. Jika ditemukan dapur yang tidak memenuhi persyaratan dan tidak melakukan perbaikan, BGN akan memberikan sanksi hingga penutupan dapur.
"Kalau nggak memenuhi syarat, sudah kami suspend. Kalau tidak diperbaiki, kami tutup," tegasnya.
Ia menambahkan, BGN juga telah mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang dinilai tidak memenuhi ketentuan, termasuk mengeluarkan orang-orang yang tidak sesuai aturan dari operasional dapur.
Langkah tersebut, kata Sudaryono, akan terus dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan dan menjaga kualitas serta keamanan makanan dalam program MBG.
(LS/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSWorld Cleanup Day 2026, Wali Kota Binjai Ajak Warga Jadikan Gotong Royong Budaya
hendra·6 jam yang lalu -
E-SportKejar Peningkatan Prestasi Nasional, ESI Sumut Gelar Kejurprov Esport 2026
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
KRIMINALVideo Porno “A Day in My Life” Viral, Dua Pria Gay di Bogor Diamankan Polisi
hendra·6 jam yang lalu -
E-SportJungler Magang Rendyyy Bersinar Gantikan Alberttt, EVOS Tumbangkan TLID 2-1
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
NEWSSekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Ditahan, Terseret Kasus 382 Honorer di Metro
hendra·7 jam yang lalu -
SUMSELTerbukti Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pemuda 21 Tahun Diringkus Satreskrim Polres OKU
hendra·9 jam yang lalu -
KESEHATANKasus Influenza A Meningkat di Indonesia, Kenali Gejala, Cara Penularan dan Pencegahannya
hendra·9 jam yang lalu -
SUMSELTinjau Langsung Jembatan Muara Telang, Herman Deru Mobilisasi Swadaya Perbaikan Infrastruktur
hendra·10 jam yang lalu -
PERISTIWAKecelakaan Maut di Langkat, Toyota Avanza Terjun ke Sungai Batang Serangan, 3 Orang Tewas
hendra·10 jam yang lalu -
SEPAKBOLASimeone Tebar Pujian untuk Mourinho Jelang Derbi Madrid, Waspadai Kecepatan Mbappe dan Vinicius
Rozie Winata·10 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan