Teknisi Mesin Cuci di Medan Diduga Pimpin Sindikat Curanmor, Anggotanya Eks TNI
Polrestabes Medan membongkar sindikat curanmor yang melibatkan teknisi mesin cuci dan eks TNI. Lima tersangka ditangkap dan 15 motor dicuri.
Nusantaraterkini.co, MEDAN — Di balik pekerjaannya sebagai teknisi mesin cuci, M Teguh Fadilla (33), warga Medan Helvetia, diduga menjalankan aktivitas lain. Ia disebut terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di sejumlah wilayah.
Sindikat tersebut berhasil dibongkar Unit Resmob bersama Tim Jaga Cegah Sigap (JCS) Polrestabes Medan. Sebanyak lima orang diamankan dalam pengungkapan kasus ini.
Kelima tersangka masing-masing M Teguh Fadilla, Jerry (38), Arjunaidi Siregar (48), Afner Harahap (35), serta Gandi (39), yang disebut merupakan mantan anggota TNI dengan pangkat terakhir Sertu.
Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Bimo Restu Setiadi, mengatakan sebagian tersangka dalam jaringan tersebut diketahui merupakan residivis.
Salah satunya Jerry. Ia disebut pernah menjalani hukuman terkait kasus pembobolan mesin ATM menggunakan mobil di Banda Aceh.
Menurut Bimo, Teguh dan Jerry sebelumnya saling mengenal ketika keduanya sama-sama menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan.
"Selepas dari penjara mereka ketemuan dengan si Afner (penadah) orang Belawan," kata Bimo, Sabtu (19/9/2026).
Dalam jaringan tersebut, Afner diduga berperan sebagai penadah kendaraan hasil curian. Ia disebut tidak turun langsung dalam aksi pencurian, tetapi bekerja sama dengan Arjunaidi.
Sementara itu, Jerry disebut mengenal Gandi ketika berada di Aceh. Keduanya kemudian diduga terlibat dalam sejumlah aksi pencurian sepeda motor.
"Jerry dan Gandi (pecatan TNI) jumpa kenal di Aceh," ujar Bimo.
Dari hasil pemeriksaan sementara, kelompok tersebut mengaku telah mencuri sedikitnya 15 sepeda motor.
Aksi mereka tidak hanya dilakukan di Kota Medan. Jerry bersama Gandi juga diduga beraksi di wilayah Tebing Tinggi, termasuk kawasan Kampung Rambutan.
Lokasi yang menjadi sasaran pun beragam. Selain menyasar kawasan permukiman, para pelaku diduga mengambil sepeda motor yang terparkir di sejumlah tempat, mulai dari kampus, kantor pemerintahan, kantor camat hingga puskesmas.
Polrestabes Medan masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya lokasi kejadian lain serta jaringan penadah yang berkaitan dengan para tersangka.
(Ton/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALLantik 14 Pejabat Kemenkeu, Suahasil Tekankan Optimasi Penerimaan
Herman Saleh Harahap·1 menit yang lalu -
PENDIDIKANTangkal Radikalisme, Densus 88 Dukung Pembatasan Gawai Kemenag
Herman Saleh Harahap·14 menit yang lalu -
KOTA MEDANZakiyuddin Harahap Minta Hima Lubis Dorong Aksi Sosial
Herman Saleh Harahap·27 menit yang lalu -
SEPAKBOLAPSMS Bantai Persiku 6-0, Kadispora Sumut Ngaku Takjub
Herman Saleh Harahap·36 menit yang lalu -
KRIMINALKomplotan Pencurian Invetaris Palembang Golf Club Diciduk, Dua Masih Buron
Herman Saleh Harahap·43 menit yang lalu -
POLITIKRUU Pemilu, Hensa Ingatkan Threshold Jangan Mengabaikan Suara Pemilih
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
POLITIKVideo Call Saat Rapat, Formappi Minta MKD Panggil Moreno Soeprapto
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMUTAktivis Madina Soroti Kinerja Sagtas PETI, Minta Segera Tindak Aktor Intelektual dan Pendana
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
EKONOMISertifikasi Halal DIminta Tak Jadi Beban Baru bagi UMKM
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan