Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Sumut Raih 6 Penghargaan di Malam Penganugerahan Tanda Kehormatan Harganas

Editor:  Rozie Winata
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
BKKBN RI memberikan kepada tokoh yang dianggap memiliki pengaruh besar dalam upaya percepatan penurunan stuting. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, SEMARANG - Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meraih 6 penghargaan pada acara Malam Penganugerahan Tanda Kehormatan Dalam Rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang digelar, Jumat (28/6/2024).

Penghargaan Tanda Kehormatan ini merupakan sebuah penghargaan yang diberikan oleh BKKBN RI kepada tokoh atau insan yang dianggap memiliki pengaruh besar dalam upaya percepatan penurunan stuting.

Baca Juga : Komisi IX Soroti Evaluasi MBG 2025, Sertifikat Higiene Baru 32 Persen hingga Anggaran BPOM Dipertanyakan

Adapun 6 penghargaan yang diraih Provinsi Sumut tersebut, yaitu:

1. Apresiasi Kabupaten/Kota Kategori Prevalensi Stunting Terendah (Kota Medan).

Baca Juga : Pemprov Sumut Siap Dukung Program BKKBN, Fokus Bahas Isu Kependudukan dan Keluarga

2. Apresiasi Kabupaten/Kota Kategori Prevalensi Stunting Terendah (Kota Pematangsiantar).

3. Apresiasi Kabupaten/Kota Kategori Penurunan Prevalensi Stunting Tertinggi (Kota Tanjungbalai)

4. Manggala Karya Kencana (Bupati Tapanuli Selatan H Dolly Putra Parlindungan Pasaribu)

Baca Juga : Musda Golkar, Andar Amin Harahap Terpilih Secara Aklamasi jadi Ketua DPD Sumut

5. Manggala Karya Kencana (Ketua TP PKK Tapanuli Selatan Ny Rosalina Dolly Putra Parlindungan Pasaribu)

6. Manggala Karya Kencana (Ketua TP PKK Simalungun Ny Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga)

Baca Juga : TNI Dukung Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumbar, Sumut dan Aceh

Acara Penganugerahan Tanda Kehormatan ini dihadiri secara langsung oleh Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo, Sekretaris Utama BKKBN RI, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kedeputian BKKBN RI, Pj Gubernur dan Pj Ketua TP PKK Jawa Tengah.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut Munawar Ibrahim mengapresiasi positif capaian ini.

"Ini merupakan bukti nyata dari pemangku kebijakan di Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara dalam upaya percepatan penurunan stunting," katanya.

(zie/Nusantaraterkini.co)