Razia Narkoba di Kafe Patumbak Berujung Ricuh, 4 Tersangka Ditahan usai Rusak Kendaraan Petugas
Razia narkoba BNNK Deliserdang di kafe Patumbak berujung ricuh. Empat tersangka ditahan, 23 pengunjung positif narkoba, penyidikan berlanjut.
Nusantaraterkini.co, DELISERDANG – Operasi pemberantasan narkoba yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deliserdang di sebuah kafe di Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, berakhir ricuh. Sejumlah massa diduga menghalangi proses pengamanan hingga merusak kendaraan dinas petugas. Akibat insiden tersebut, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Kepala BNNK Deliserdang, Kombes Pol Josua Tampubolon, menjelaskan razia berlangsung pada Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Operasi itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat mengenai dugaan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lokasi hiburan malam tersebut.
"Saat petugas tiba di lokasi, sekitar 100 pengunjung masih berada di dalam kafe. Kedatangan aparat sempat memicu kepanikan sehingga beberapa pengunjung berusaha melarikan diri," katanya, Selasa (30/6/2026).
Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan butiran yang diduga narkotika jenis ekstasi di lantai kafe. Selain itu, ditemukan pula cairan yang diduga telah dicampur zat narkotika di dalam botol air mineral.
"Petugas kemudian melakukan tes urine terhadap para pengunjung. Hasilnya, sebanyak 23 orang dinyatakan positif menggunakan narkotika, terdiri dari 16 laki-laki dan tujuh perempuan," bebernya.
Kericuhan terjadi ketika petugas hendak membawa para pengunjung yang positif narkoba menggunakan truk Satpol PP untuk proses pemeriksaan lanjutan. Massa yang berada di sekitar lokasi diduga melakukan penghadangan sehingga situasi berubah tidak kondusif.
"Akibat aksi tersebut, dua orang yang sebelumnya telah diamankan berhasil melarikan diri. Massa juga diduga melempari dan merusak kendaraan operasional milik deliserdang" class="article-tag-link" rel="tag">BNNK Deliserdang serta Satpol PP," terangnya.
Untuk mengendalikan situasi, BNNK Deliserdang meminta bantuan BNN Provinsi Sumatera Utara dan Satreskrim Polrestabes Medan. Dari hasil penyelidikan, enam orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan.
Setelah dilakukan gelar perkara, penyidik menetapkan empat orang sebagai tersangka, masing-masing berinisial M.A.S., A.I.S., M.S., dan S.H. Salah seorang di antaranya diketahui merupakan residivis kasus narkoba, sementara dua lainnya merupakan anak pemilik kafe.
Keempat tersangka kini telah ditahan. Penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi pengrusakan, provokasi, maupun upaya menghalangi petugas saat razia berlangsung.
Sementara itu, 20 orang yang hasil tes urinenya positif narkoba saat ini menjalani asesmen dan rehabilitasi di BNNK Deli Serdang. Aparat juga masih mendalami dugaan tindak pidana lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut guna mengungkap seluruh jaringan yang terlibat.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMUTSinergi Pemprov Sumut, ESDM dan PLN Kejar Target 100 Persen Listrik Desa
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
NASIONALMenaker: Pemagangan Nasional Pangkas Kesenjangan Dunia Kerja
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
KOTA MEDANRizky Cahyadi Berbagi Pengalaman dalam Pelatihan Fotografi Dasar Pemko Medan
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
-
KRIMINALMantan Jampidsus Febrie Adriansyah Didakwa Terima Aliran Uang BUMN
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
-
KOTA MEDANRico Waas Minta Calon Pensiunan ASN Tetap Berkarya
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
PAPUA TERKINISenator Filep Wamafma Terus Perjuangkan Peningkatan Revitalisasi Sekolah di Papua Barat
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
-
NEWSRumah Dinas Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Akan Ditindak Tegas
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan