Putin Sampaikan Duka Cita Mendalam kepada Prabowo atas Bencana Banjir Sumatera
Presiden Rusia Vladimir Putin sampaikan belasungkawa kepada Presiden Prabowo Subianto atas bencana banjir/longsor Sumatera yang tewaskan 303 jiwa
Nusantaraterkini.co, MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan ungkapan belasungkawa kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas bencana banjir dan longsor yang melanda Pulau Sumatera.
Dalam pesan, Putin menyampaikan duka cita yang mendalam atas banyaknya korban jiwa akibat bencana banjir tersebut.
“Yang Terhormat Bapak Presiden, Terimalah ucapan belasungkawa yang mendalam terkait jatuhnya banyak korban jiwa serta kerusakan berskala besar akibat banjir di bagian utara pulau Sumatera," ungkap pesan tersebut, seperti dikutip dari RMOL, Minggu (30/11/2025).
Baca Juga : BNPB: Total Korban Meninggal Bencana Banjir-Longsor Sumatera Capai 303 Jiwa
Putin menegaskan, rakyat Rusia turut merasakan duka mendalam atas tragedi tersebut. Ia juga menyampaikan harapan agar pemulihan di wilayah terdampak dapat berlangsung cepat.
“Rusia turut berduka cita bersama mereka yang menghilangkan keluarga dan kerabat dalam musibah alam ini, serta berharap daerah-daerah yang terdampak dapat secepatnya pulih kembali pada kehidupan normal, aman dan sejahtera,” katanya.
Ucapan duka itu disampaikan di tengah meningkatnya jumlah korban akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Data BNPB terbaru mencatat 303 orang meninggal dunia. Di Sumut, korban tewas bertambah signifikan dari 116 menjadi 166 orang hanya dalam satu hari.
Baca Juga : KAI Salurkan Bantuan CSR Total Rp100 Juta untuk Korban Banjir di Sumut dan Aceh
“Artinya, dalam 1 hari bertambah 60 jiwa,” ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Sabtu, 29 November 2025. Selain itu, 143 orang masih hilang dan tengah dicari oleh Tim SAR gabungan.
Di Aceh tercatat 47 orang meninggal, 8 luka-luka, dan 51 orang hilang. Sementara di Sumbar, sebanyak 90 orang meninggal dunia, 10 luka-luka, dan 85 orang hilang.
BNPB menyebut angka tersebut masih dapat berubah karena proses evakuasi dan pencarian korban hilang terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan dari TNI-Polri dan berbagai pihak terkait.
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALKomisi IX DPR Pastikan Perlindungan Hukum Ojol Tanpa Ubah Status Kemitraan
Rozie Winata·1 menit yang lalu -
SUMSELAngin Berubah Arah, Kabut Asap Karhutla di Palembang Mulai Berkurang
Rozie Winata·45 menit yang lalu -
POLITIKKunker ke Papua, Yorrys Dorong Percepatan RUU Pelindungan Masyarakat Adat
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
POLITIKHendri Satrio Sentil Gibran: Perjalanan Politik Anda Berbeda dengan Jokowi!
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
EKONOMIAturan Saham Rp1 Berlaku, IHSG Melemah 1,51%, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
hendra·1 jam yang lalu -
INTERNASIONALAleksandar Vucic Mundur dari Presiden Serbia, Siap Maju Jadi PM
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PENDIDIKANKapolri: Ruang Digital Butuh Pemuda yang Bijak dan Produktif
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
INTERNASIONALHari Raya Yahudi Diwarnai Serbuan ke Al-Aqsa, Palestina Serukan Tindakan Internasional
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
SEPAKBOLAKlasemen Piala ASEAN FIFA: Indonesia Tempati Posisi Kedua
Herman Saleh Harahap·10 jam yang lalu -
NEWSDirjen PAS Ungkap 13 Rumah Dinas di Lapas Cibinong Tak Tercatat sebagai Aset Negara
hendra·11 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan