Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Teguh Santosa: Rusia Bantah Spekulasi Liar dari Pertemuan Prabowo dan Putin di Vladivostok

Dr Teguh Santosa pastikan hoaks narasi Putin kritik kebijakan luar negeri Presiden Prabowo di Vladivostok.

Presiden RI, Prabowo Subianto bersama Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan di Vladivostok. (Foto: istimewa)
Presiden RI, Prabowo Subianto bersama Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan di Vladivostok. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, TANJUNGPINANG — Narasi di media sosial yang mengeklaim Presiden Rusia melontarkan kritik keras terhadap arah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden dipastikan tidak benar. 

Pakar hubungan internasional sekaligus Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr menegaskan, narasi tersebut merupakan yang sengaja diproduksi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab demi menciptakan .

Teguh menjelaskan, ia menyimak secara utuh pidato Presiden Prabowo Subianto saat hadir dalam rangkaian forum ekonomi dan kawasan di , Rusia, termasuk mencermati respons langsung dari Presiden Vladimir Putin. 

Menurutnya, tidak ada satu pun kalimat bernada kritik, teguran, ataupun sentimen negatif yang dilontarkan pihak Moskow terhadap diplomasi Jakarta.

Sebaliknya, Teguh menilai suasana pertemuan bilateral maupun forum pleno di berlangsung sangat hangat dan penuh rasa saling menghormati. 

yang hadir sebagai tamu kehormatan utama bahkan mendapatkan sambutan luar biasa dari tuan rumah serta para pemimpin delegasi lainnya.

Kesan positif tersebut kian nyata saat pidato Presiden Prabowo disambut tepuk tangan meriah oleh .

Dalam pidatonya, Prabowo mengutip peribahasa Rusia, "Odin v pole ne voin" yang artinya tidak ada kemenangan jika berjuang sendirian, yang dipadankan dengan filosofi gotong royong Indonesia sebagai pijakan kerja sama global.

"Presiden Putin sama sekali tidak mengkritik Indonesia seperti narasi yang dikembangkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Teguh di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Senin (7/9/2026).

Lebih lanjut, Teguh memaparkan, esensi pidato Prabowo justru menawarkan terobosan strategis berupa konsep "jalan raya ekonomi" di kawasan Pasifik yang menghubungkan potensi kedua negara. 

Gagasan ini menempatkan Indonesia sebagai kekuatan penyeimbang yang berdaulat, mandiri, dan konsisten memegang teguh prinsip non-blok tanpa terseret ke dalam aliansi militer.

Untuk menguji kebenaran klaim miring yang viral di dunia maya, Teguh telah berkomunikasi langsung dengan kalangan diplomat di Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow.

Pihak diplomatik Rusia secara tegas membantah spekulasi liar tersebut dan menyatakan bahwa konten yang beredar di platform media sosial sepenuhnya bohong serta tidak berdasar.

Kemlu Rusia di Moskow menegaskan komitmen mereka untuk terus memperdalam kemitraan strategis dengan Indonesia. Moskow memandang kepemimpinan Prabowo sebagai representasi negara berkembang yang memainkan peran krusial dalam percaturan geopolitik serta arsitektur multipolar dunia.

"Informasi itu sungguh palsu. Tidak pernah terjadi. Rusia dan Indonesia adalah mitra strategis," ujar seorang diplomat senior Rusia yang dikutip Teguh.

Teguh sangat menyayangkan manuver sejumlah pihak yang gemar memotong klip video, memanipulasi takarir, dan mendistorsi konteks demi mengejar keterlibatan penonton di media sosial. Pola seperti ini dinilai sangat berbahaya karena dapat memicu salah persepsi publik mengenai relasi diplomatik antarnegara.

Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih kritis serta selalu memverifikasi ulang setiap muatan politik luar negeri lewat rujukan resmi pemerintah atau media massa kredibel. Disinformasi yang digulirkan secara terorganisasi harus dilawan dengan data, transkrip, serta rekaman fakta yang sebenarnya.

Dengan adanya klarifikasi ini, Teguh memastikan bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Federasi Rusia tetap solid serta berjalan di atas prinsip saling menguntungkan. 

"Kebijakan luar negeri Indonesia di bawah Presiden Prabowo tetap kokoh pada doktrin politik bebas-aktif demi kepentingan nasional di panggung dunia," pungkasnya.

(Akb/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru