Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Rp2 Miliar untuk Atasi Karhutla Tanjung Puting
Prabowo menyiapkan 200 pompa air dan dana Rp2 miliar untuk mempercepat pemadaman karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.
Nusantaraterkini.co,ย JAKARTA โ Presiden Prabowo Subianto menyiapkan 200 unit pompa air dan dana tambahan sebesar Rp2 miliar untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.
Langkah tersebut diambil setelah Prabowo menerima laporan mengenai kendala pemadaman di kawasan konservasi tersebut dalam rapat terbatas penanganan karhutla yang digelar secara hybrid di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026).
Dalam rapat itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin melaporkan bahwa keterbatasan alat pemadam menjadi salah satu hambatan utama di lapangan. Peralatan yang paling dibutuhkan saat ini adalah pompa air atau Alkon, sedangkan persediaan selang masih mencukupi.
Zainul mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Gubernur Kalimantan Tengah untuk mendatangkan tambahan pompa. Namun, ketersediaan alat tersebut di wilayah setempat terbatas sehingga sebagian harus didatangkan dari Pulau Jawa.
Menanggapi laporan tersebut, Prabowo menanyakan jumlah pompa air yang diperlukan untuk mendukung pemadaman.
Saat Zainul menyebut 50 unit sudah mencukupi, Prabowo justru memutuskan mengirimkan empat kali lipat dari jumlah yang diminta.
Zainul pun menyampaikan terima kasih atas dukungan tersebut.
Prabowo Siapkan Rp2 Miliar untuk 200 Titik Sumur Bor
Selain keterbatasan pompa, upaya pemadaman karhutla di Tanjung Puting juga terkendala pembangunan sumur bor yang akan menjadi sumber air untuk memadamkan api.
Menurut Zainul, saat ini hanya tersedia dua tim pengeboran yang dapat diterjunkan. Kondisi medan yang sulit menjadi salah satu tantangan untuk mendatangkan personel tambahan.
Prabowo kemudian mengusulkan pelibatan masyarakat setempat agar pengerjaan sumur bor dapat dilakukan lebih cepat. Pemerintah akan membantu pembiayaan tenaga kerja yang dibutuhkan di lapangan.
Dalam rapat tersebut, Zainul menjelaskan bahwa biaya pengerjaan satu titik sumur bor di wilayah itu diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Berdasarkan perhitungan tersebut, Prabowo menyatakan akan mengirimkan dana sebesar Rp2 miliar untuk mendukung pengerjaan 200 titik sumur bor.
"Satu lubang bor, berapa biaya untuk bayar upahnya?" tanya Prabowo.
"Kalau biaya itu di lokasi, di daerah sini kurang lebih Rp10 juta, Bapak, per titik," jawab Zainul.
"Oke. Saya kirim Rp2 miliar, 200 titik," kata Prabowo.
Dukungan pompa air dan pembiayaan pengeboran tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air di lokasi kebakaran, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.
Karhutla Tanjung Puting Jadi Perhatian Internasional
Dalam laporannya, Zainul menyebut kebakaran di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting menjadi perhatian internasional. Saat laporan disampaikan, terdapat 247 wisatawan mancanegara yang tengah berada di kawasan tersebut.
Penanganan kebakaran menghadapi tantangan karena titik api tersebar di sejumlah lokasi yang berjauhan. Sebagian wilayah yang terdampak juga berupa rawa sehingga menyulitkan pergerakan personel dan peralatan pemadam.
Zainul mengatakan pihaknya telah menugaskan sejumlah anggota untuk meninjau lokasi guna memetakan kondisi kebakaran dan kebutuhan penanganan di lapangan.
Selain kondisi geografis, keselamatan personel juga menjadi perhatian. Kawasan hutan tersebut masih dihuni berbagai satwa liar, termasuk orang utan, buaya, dan ular.
Karena itu, proses penanganan harus dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi medan serta potensi bahaya dari satwa liar.
Pemerintah kini menyiapkan tambahan peralatan dan dukungan pendanaan untuk membantu memperkuat upaya pemadaman karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWS VIDEOPria Diduga Provokator Bentrokan yang Lukai Dua Jurnalis di Depan Mapolda Sumsel Bawa 2 Sajam
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
KOTA MEDANPemko Medan Fokuskan APBD 2027 untuk Benahi 100 Titik Banjir hingga Kesejahteraan Guru
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
SEPAKBOLAJelang Arsenal Kontra Lille, Arteta Kenang Peran Penting Olivier Giroud di Masa Lalu
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
NASIONALAHY: Indonesia Harus Jadi Kekuatan Menengah Berpengaruh di Tengah Era Paradoks Global
Rozie Winata·4 jam yang lalu -
NEWS VIDEOPermohonan Prapid Doddy Thahir Dikabulkan, Penetapan Tersangka tak Sah
Fadli Tara·5 jam yang lalu -
NASIONAL14 Orang Terjaring, KPK Amankan Uang Rp1,4 Miliar dan Logam Mulia dalam OTT di BNPB
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
NASIONALBNPB Hormati Proses Hukum KPK Usai OTT, Pastikan Tetap Fokus Tugas Kemanusiaan
Rozie Winata·6 jam yang lalu -
-
NEWSRiset Trend Asia Sebut PLTU Captive dan Ekspor Batubara Pemicu "BlackOut"
Herman Saleh Harahap·7 jam yang lalu -
KRIMINALJurnalis Dihajar saat Live Unjuk Rasa, Pimred Tribun Sumsel dan Sripo Desak Polisi Tangkap Pelaku
Rozie Winata·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan