Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Poster Persatuan dan Perdamaian Terpajang di Seputaran Gatot Subroto Medan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Mhd Ilham Pradilla
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Penampakan tiga poster/spanduk bertuliskan perdamaian dan persatuan di Jalan Gatot Subroto, Medan Petisah, Kota Medan. (Foto: Mhd Ilham Pradilla/nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Selebaran poster persatuan dan perdamaian mulai terpajang di beberapa titik kota Medan pada, Senin (1/9/2025).

Hal ini menyusul gejolak massa aksi yang tak terbendung dengan pembakaran sejumlah kantor pemerintahan dan fasilitas umum, seperti Jakarta, Makasar, Bandung, NTB dan lain sebagainya.

Bahkan belakangan, aksi massa sampai menjarah rumah anggota DPR RI dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Baca Juga : Aksi Massa di Mapolres Metro Bekasi Kota Kian Memanas

Pantauan nusantaraterkini.co, terlihat ada tiga poster bertuliskan persatuan dan perdamaian di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di dekat bundaran SIB, Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara.

“Tujuan kita adalah perubahan bukan kerusakan, mari sampaikan isi hati dengan damai,” yang ditulis oleh jamaah Mesjid Al Umaro Marendal dalam spanduknya di Jalan Gatot Subroto.

Selian itu juga poster tulisan perdamaian juga dari kalangan komunitas sepeda di lokasi yang sama.

“Damai itu kunci keberhasilan jangan biarkan emosi menguasai kita,” tulis komunitas sepeda dari KTM club. 

Kemudian ada juga dari pengajian masyarakat Tembung yang menuliskan poster perdamaian dan kesatuan.

Baca Juga : Polisi dan Massa Aksi Memanas, Kembang Api dan Gas Air Mata Hiasi Kawasan DPRD Sumut

“Damai adalah kekuatan kita, bukan kelemahan, mari tunjukkan kedewasaan kita,” tulis pengajian Nurul Hidayat Tembung di Jalan Gatoto Subroto.

Andi salah seorang ojol di Medan mengatakan, bahwa poster tulisan perdamaian ini sudah aja sejak 1 September 2025 pagi tadi saat ia sedang mengantarkan penumpangnya.

“Setau saya ini (poster/sepanduk) sudah ada dari pagi tadi, pas saya nganter penumpang, sampai sekarang masih ada,” ucapnya.

Ia menilai hal ini bagus menghindari masyarakat yang terprovokasi untuk bertindak anarkis dan penjarahan bagi rumah warga.

“Bagus ini bang, biar kira tetap fokus sama tujuan kita juga untuk perubahan bukan anarkis maupun tindakan penjarahan kita rakyat harus tolong rakyat,” pungkasnya.

(Cw3/nusantaraterkini.co)