Polri Prediksi Pemudik Idul Fitri 1445 H Capai 136,7 Juta
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kepala Korps Lalulintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Aan Suhanan menyebut jika jumlah pemudik Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 diprediksi mencapai 136,7 juta.
Baca Juga : Tak Perlu Perpanjang Lagi, SIM & STNK Bisa Seumur Hidup?
Aan mengatakan, jumlah ini pun mengalami kenaikan sebesar 5-6 persen bila dibandingkan dari tahun lalu sekira 123 juta.
Baca Juga : Libur Nataru, Truk Dilarang Masuk Tol Mulai 21 Desember
“Kalau ditambah 5-6 persen itu ada di angka 136,7 juta, artinya ini perlu dikelola dengan baik. Tahun lalu ada 123 juta lebih masyarakat Indonesia yang melakukan mudik balik dan berwisata selama libur Idul Fitri,” katanya dalam Rakor Kesiapan Pengelolaan Arus Lalulintas Mudik-Balik Lebaran 2024 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (5/3/2024).
“Kita melakukan survei kesiapan jalur, operasional, personel dan seluruh saran dan prasarana. Sehingga kita bisa memitigasi, memetakan hambatan-hambatan apa yang mungkin timbul selama Operasi Ketupat 2024 nanti,” tambahnya.
Baca Juga : Pulihkan Pasca-Bencana di Gayo Lues, 84 Personel Satbrimob Polda Sumsel Bangun Huntara
Aan menjelaskan pada tahun ini pihaknya akan membagi empat kluster tempat yang menjadi perhatian seperti jalan tol, rest area, arteri jalan, jalan wisata hingga penyeberangan.
Baca Juga : Dukung Program Presiden, Kapolri Targetkan 1.500 Satuan Pelayanan Gizi Polri Rampung di 2026
Dia memperkirakan akan terjadi hambatan di jalan tol berdasarkan tahun lalu terjadinya peningkatan jumlah kendaraan roda empat yang melakukan mudik lebaran.
“Yang menjadi primadona Jabodetabek menggunakan tol kalau aman lancar Insya Allah di arteri lancar. Dari survei kemarin jalan tol sendiri masih ada beberapa hambatan,” sebutnya.
Baca Juga : Atasi Kemacetan Jelang Nataru, Jalur Alternatif Saribudolok-Parapat Resmi Dibuka
Jenderal bintang dua ini menyebutkan rest area masih menjadi trouble spot. Dia menegaskan saat ini pihaknya tengah berupaya dan mengelola trouble spot ini.
Baca Juga : Apresiasi Mudik 2024, Komisi V Desak Perbaikan Fasilitas Pemudik Roda Dua
“Ketika puncak mudik, arus kendaraan sekitar 2 juta di jalan tol semua masuk rest area. Kita melakukan pengaturan, sering kali yang kita lakukan belum bisa menjadi solusi untuk penanganan rest area,” katanya.
Kemudian arteri jalan yang terus menjadi perhatian bersama karena jalan terus tidak bertambah dan berkurang. Sementara volume kendaraan terus naik tiap tahunnya.
“Arteri silakan memetakan trouble spot yang mungkin timbul. Tasik-Garut (Limbangan) enggak bisa diapa-apain, karena jalannya segitu saja. Jalur alternatif disiapkan tidak menjadi prioritas, kita maksimalkan mengelola di jalur utama,” pungkasnya.
(HAM/nusantaraterkini.co)
