Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Polres Nias Berbagi Keberkahan Lewat Hewan Kurban

Tradisi ini tidak hanya mengandung nilai ibadah, tapi juga mengajarkan kita makna solidaritas dan kepedulian terhadap sesama

Bagikan:
Kapolres Nias AKBP Revi Nurvelani saat turut serta dalam pemotongan hewan kurban di Polres Nias, Senin (17/6/2024)
Kapolres Nias AKBP Revi Nurvelani saat turut serta dalam pemotongan hewan kurban di Polres Nias, Senin (17/6/2024)
A A

Nusantaraterkini.co, NIAS - melakukan pemotongan yang dilaksanakan di Pelataran Polres Nias. Kapolres Nias mengatakan pemotongan hewan ini merupakan momen penting dalam perayaan bagi umat Islam di seluruh dunia.

“Tradisi ini tidak hanya mengandung nilai ibadah, tapi juga mengajarkan kita makna solidaritas dan kepedulian terhadap sesama,” kata , Selasa (18/6/2024).

Ia mengatakan pemotongan " class="article-tag-link" rel="tag">hewan kurban merupakan satu bentuk ibadah yang dianjurkan dalam Islam selama Perayaan Idul Adha. “Ini mengingatkan kita tentang ketaatan Nabi Ibrahim yang bersedia mengorbankan putranya Ismail atas perintah Allah SWT,” terangnya.

Baca Juga: Puasa di Hari Tasyrik Idul Adha, Apakah Boleh?

Mengenai berapa hewan kurban yang disembelih, lulusan Akademi Polisi (Akpol) 2005 ini menyatakan untuk tahun ini, pihaknya melakukan sebanyak 2 hewan kurban. “Dagingnya kita bagikan kepada sekitar Polres dan para serta dua pesantren, yakni Pondon Pesantren Sawo dan Pesantren Hidayatullah,” ujarnya.

Diakuinya, selain aspek ibadah, tradisi juga mengajarkan nilai-nilai solidaritas dan kepedulian sosial dalam bermasyarakat. Momen ini, kata pria dengan melati dua dipundaknya ini, menjadi ajang untuk meningkatkan kebersamaan dan saling berbagi. “Ini juga merupakan momen untuk meningkatkan kebersamaan dan saling berbagi, menguatkan ikatan antara sesama umat Islam dan mengajarkan pentingnya berbagi rezeki dengan yang lebih membutuhkan,” katanya.

Baca Juga: Ganjar Usul Tak Paksakan Anies Maju di Pilkada Jakarta, Pengamat: PDIP Harus Dorong Kader Internal

Pemotongan ini, kata AKBP Revi Nurvelani, bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan sebuah wujud nyata dari pengabdian kepada Allah SWT. 

“Semoga semangat kebersamaan dan kepedulian yang terpancar dari tradisi ini dapat terus menginspirasi setiap individu untuk berbuat kebaikan dan meningkatkan kualitas kehidupan bersama,” pungkasnya.

(Akb/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait