Pemerintah Targetkan 919 Huntap di Sumut Selesai Akhir 2026
Pemerintah menargetkan 919 unit hunian tetap di Sumut rampung pada 31 Desember 2026 dengan dukungan anggaran Rp299 miliar.
Nusantaraterkini.co, MEDAN — Pemerintah menargetkan pembangunan 919 unit hunian tetap (huntap) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dapat rampung sepenuhnya pada 31 Desember 2026. Pembangunan ini merupakan bagian dari alokasi program nasional Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang menargetkan total 7.952 unit huntap di wilayah Sumatera pada tahun anggaran 2026.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Kemenko Infrastruktur dan Kewilayahan, Ronny Ariuly Hutahayan, dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (9/10/2026).
Ronny memaparkan, dari total alokasi 7.952 unit huntap tahun 2026 di tiga provinsi, sebanyak 6.220 unit dibangun di Aceh, 919 unit di Sumatera Utara, dan 813 unit di Sumatera Barat.
"Untuk pembangunan di tahun anggaran 2026, Huntap oleh Kementerian PKP jumlahnya ada 7.952 unit yang terbagi di tiga provinsi," kata Deputi Kemenko Infrastruktur dan Kewilayahan, Ronny Ariuly Hutahayan.
Khusus di wilayah Sumut, pengerjaan 919 unit huntap saat ini berada pada tahap pembersihan lahan (land clearing) menuju pematangan area konstruksi. Proses lelang telah tuntas diselenggarakan, penunjukan kontraktor pelaksana telah selesai, dan pekerjaan fisik sudah mulai bergulir.
"Mudah-mudahan on track. Rencananya 31 Desember, 919 unit di Sumatera Utara bisa diselesaikan sesuai rencana," ujar Ronny.
Guna menopang pengerjaan fisik di Sumut pada tahun anggaran 2026, pemerintah pusat mengucurkan alokasi anggaran mencapai Rp299 miliar, bagian dari total anggaran Rp2,3 triliun yang dikucurkan untuk tiga provinsi terdampak.
Lebih lanjut, Ronny menjelaskan, akumulasi target pembangunan huntap untuk periode dua tahun (2026–2027) dipatok mencapai 25.606 unit, yang mencakup 20.647 unit di Aceh, 3.707 unit di Sumut, dan 1.252 unit di Sumatera Barat. "Sesuai arahan Presiden, durasi eksekusi seluruh proyek dipercepat dari tiga tahun menjadi dua tahun," pungkasnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
POLITIKPTTUN Jakarta Tolak Banding, Keabsahan Ketum PPP Mardiono Makin Kuat
Herman Saleh Harahap·54 menit yang lalu -
SUMUTPemerintah Targetkan 919 Huntap di Sumut Selesai Akhir 2026
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSRano Alfath Apresiasi Operasi Narkoba Serentak, Dorong Polri Bongkar Jaringan hingga Bandar
hendra·1 jam yang lalu -
-
E-SportDitumbangkan TLID 2-0, RRQ Hoshi Kian Terbenam di Zona Merah Klasemen
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PERISTIWAKontak Tembak dengan TNI, Tiga Anggota OPM Tewas di Maybrat
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
-
-
Semua berita sudah ditampilkan