Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Netanyahu Tegaskan Tetap Hadiri Sidang PBB di New York Meski Terancam Ditangkap

Benjamin Netanyahu menegaskan tetap ke New York menghadiri sidang PBB meski Wali Kota Zohran Mamdani mengkaji kemungkinan penangkapannya.

Bagikan:
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: Associated Press)
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: Associated Press)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Perdana Menteri Benjamin memastikan dirinya tetap akan menghadiri sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa () yang digelar di , Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu di tengah adanya pernyataan dari Wali Kota New York yang sebelumnya mengungkapkan kemungkinan pemerintahannya mengambil langkah hukum terhadap Netanyahu jika sang perdana menteri Israel datang ke wilayah tersebut.

mengaku tidak merasa khawatir dengan ancaman tersebut. Ia bahkan menegaskan rencananya untuk menghadiri agenda diplomatik tahunan tetap berjalan.

"Tidak, saya tidak khawatir tentang apa pun. Saya pasti berencana untuk melakukan ini," ujar Netanyahu seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (27/7/2026).

Netanyahu juga menyebut dirinya hampir selalu menghadiri berbagai pertemuan diplomatik internasional. Menurutnya, selama menjabat sebagai Perdana Menteri , ia secara rutin menghadiri sidang umum PBB setiap tahun.

Mamdani Kaji Kemungkinan Penangkapan Netanyahu

Sementara itu, sebelumnya menyatakan bahwa pemerintahannya sedang mempertimbangkan langkah yang dapat diambil apabila Netanyahu datang ke .

Dalam wawancara dengan The New York Times (NYT), Mamdani mengatakan departemen hukum pemerintahannya tengah secara aktif membahas kemungkinan penangkapan Netanyahu jika PM Israel tersebut menginjakkan kaki di Kota New York.

Mamdani juga menyampaikan pandangannya terkait status hukum Netanyahu di tengah perang Israel- dan konflik di Jalur .

"Saya meyakini bahwa Perdana Menteri Netanyahu seharusnya diadili di Den Haag," kata Mamdani, merujuk pada lokasi Mahkamah Pidana Internasional () di Belanda.

Ia juga menyebut Netanyahu sebagai sosok yang telah didakwa oleh ICC dan menilai pandangan tersebut turut disampaikan oleh banyak pihak yang menyoroti dampak tindakan Israel terhadap warga dalam beberapa tahun terakhir.

ICC Keluarkan Surat Perintah Penangkapan

Persoalan hukum yang melibatkan Netanyahu berkaitan dengan keputusan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) pada 2024.

ICC menyatakan terdapat dasar yang kuat untuk meyakini adanya tanggung jawab Netanyahu atas dugaan dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang berkaitan dengan tindakan Israel di Jalur Gaza.

Situasi tersebut membuat perjalanan Netanyahu ke sejumlah negara menjadi perhatian internasional. Jika seorang pemimpin yang menjadi subjek surat perintah penangkapan ICC memasuki wilayah negara yang mengakui yurisdiksi pengadilan tersebut, persoalan penegakan hukum dapat menjadi isu yang sensitif secara diplomatik.

Meski demikian, Netanyahu menegaskan dirinya tetap berencana menghadiri sidang umum PBB di New York.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Netanyahu tidak melihat ancaman penangkapan yang disampaikan Mamdani sebagai alasan untuk membatalkan agenda kehadirannya dalam forum internasional tersebut.

Sidang umum PBB sendiri menjadi salah satu forum diplomatik terbesar yang mempertemukan para pemimpin dan perwakilan negara dari berbagai penjuru dunia untuk membahas isu-isu global.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait