Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Nekat Kabur Melompat dari Atap ke Atap, Dua Terduga Pengedar Sabu Dibekuk

Dua terduga pengedar sabu di Medan ditangkap setelah kabur melompat dari atap ke atap rumah warga hingga sekitar 10 rumah.

Bagikan:
H dan SS menjalani interogasi di Polrestabes Medan, Kamis (10/9/2026).(foto: istimewa)
H dan SS menjalani interogasi di Polrestabes Medan, Kamis (10/9/2026).(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co,  – Satresnarkoba menangkap dua terduga di pemukiman kawasan , Kecamatan . Polisi menangkap mereka sampai harus memanjat atap rumah warga. Sampai-sampai keduanya di sel keduanya mendapat julukan spiderman.

Mereka adalah H (43) dan SS (34). Keduanya sebenarnya bukan warga Bilal. Mulai masuk ke Bilal sejak Juli 2026. Lalu mendekati pemuda di lingkungan sana untuk tujuan jualan golongan 1.

Rupanya keduanya sudah menyiapkan risiko. Mereka sudah menyiapkan jalan kabur jika sewaktu-waktu digrebek. Makanya, begitu  rumah kontrakan mereka di Jalan Bilal, Kecamatan Medan Polonia, digerebek polisi, keduanya tak memilih keluar lewat pintu. Mereka naik ke atap.

Dari satu atap, keduanya melompat ke atap rumah warga lainnya. Begitu seterusnya hingga sekitar 10 rumah. Aksi itu membuat polisi harus ikut memanjat atap warga untuk mengejar keduanya. Beberapa anggota mengejar dari atas, sementara petugas lainnya mengepung kawasan tersebut dari bawah.

Kasatresnarkoba " class="article-tag-link" rel="tag">Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan, H dan SS diringkus di salah satu atap rumah warga, sekitar 20 meter dari rumah kontrakan mereka.

“Berkat kesigapan tim, keduanya kami Melompat dari satu atap rumah ke atap rumah yang lain sekitar 10 rumah. Kejadian itu bak Spiderman,” kata Kasatresnarkoba " class="article-tag-link" rel="tag">Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Kamis (10/9/2026).

Saat rumah digeledah mereka, polisi menemukan empat paket . Selain itu diamankan uang, timbangan elektrik, plastik pembungkus dan dua handphone. 

H dan SS sebelumnya menjadi target polisi setelah mendapat informasi masyarakat soal aktivitas jual beli di kawasan tersebut.

Pengakuan H dan SS dagang sabu baru sekitar dua bulan. Namun polisi tidak 100 persen percaya. Karena keduanya setahun terakhir  pindah-pindah tempat untuk mengedarkan sabu dan menghindari kejaran polisi. Rafli mengatakan pihaknya kini memburu pemasok sabu kepada kedua tersangka.

“Kami pastikan tidak akan ada ruang sekecil apapun bagi pelaku . Narkoba bisa saja bersembunyi, tapi hukum pasti akan tetap mengejar,” tegasnya.

(Ton/Nusantaraterkini.co) 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait