Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Misteri Penemuan Mayat Bayi di Sungai Gergas Terungkap, Polisi Amankan Seorang Wanita

Editor:  hendra
Reporter: Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Suasana saat di lokasi penemuan jasad bayi di aliran sungai Kecamatan Wampu. (Foto: istimewa).

Nusantaraterkini.co, LANGKAT – Suasana Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, mendadak gempar setelah warga menemukan sesosok mayat bayi laki-laki di aliran Sungai Kebun Gergas, Dusun I, Desa Gergas.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (14/1/2026) pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Penemuan tragis tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan warga, Polres Langkat langsung mengerahkan Tim Unit Pidana Umum Satreskrim bersama Tim Inafis ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tersangka pembuang jasad bayi di aliran sungai Kecamatan Wampu. (Foto: istimewa).

Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh di sekitar lokasi guna mengamankan barang bukti serta mengumpulkan petunjuk awal terkait peristiwa tersebut. Jenazah bayi kemudian dievakuasi ke RSU Bhayangkara Medan untuk menjalani pemeriksaan medis guna memastikan penyebab kematian secara pasti.

Baca Juga : Jasad Bayi dalam Plastik Gegerkan Warga, Kondisi Mulai Membusuk

Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Ghulam Yanuar Lutfi, menyampaikan bahwa penyelidikan dilakukan secara intensif dengan memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi penemuan.

“Dari hasil keterangan saksi dan pendalaman di lapangan, kami memperoleh informasi mengenai seorang perempuan yang sebelumnya diketahui tengah mengandung,” ujar AKP Ghulam, Jumat (16/1/2026).

Suasana saat di lokasi penemuan jasad bayi di aliran sungai Kecamatan Wampu. (Foto: istimewa).

Berdasarkan hasil pengembangan tersebut, penyidik akhirnya mengamankan seorang perempuan berinisial S (33), warga Desa Gergas, Kecamatan Wampu, yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Baca Juga : Polsek Salapian Bongkar Peredaran Sabu di Desa Turangi, Seorang Pemuda Ditangkap

“Terduga pelaku diamankan pada Rabu malam, sekitar pukul 19.00 WIB, di area perkebunan sawit wilayah Desa Gergas. Selanjutnya yang bersangkutan dibawa ke Polres Langkat untuk menjalani pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.

AKP Ghulam menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami motif serta latar belakang kejadian, termasuk kondisi psikologis terduga pelaku dan faktor lain yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

Ghulam mengatakan, penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Baca Juga : Ungkap Kasus Penganiayaan di Ujung Teran, Reskrim Polsek Salapian Amankan Dua Terduga Pelaku

“Peristiwa ini merupakan tragedi kemanusiaan, terlebih menyangkut nyawa bayi yang tidak berdaya. Oleh karena itu, penanganannya harus dilakukan secara cermat, objektif, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Ia juga menekankan komitmen Polres Langkat dalam menegakkan hukum dengan tetap memperhatikan aspek hak asasi manusia.

“Kami memastikan seluruh tahapan penyidikan berjalan sesuai ketentuan hukum dan berbasis pada bukti yang kuat,” tambahnya.

Polres Langkat menegaskan akan terus mengawal proses hukum kasus ini hingga tuntas demi memberikan rasa keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat.

(Dra/nusantaraterkini.co).