Masalah Kesehatan Gigi dan Anemia jadi Temuan di Kalangan Pelajar
Banyak siswa hanya menyikat gigi saat mandi pagi, padahal menyikat gigi sebaiknya dilakukan setelah makan
Nusantaraterkini.co, BATURRADEN - Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan dalam rangka kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SMA Negeri 1 Baturraden mengungkap sejumlah temuan kesehatan yang penting untuk menjadi perhatian, khususnya di kalangan remaja.
Dari hasil skrining yang dilakukan terhadap 360 siswa kelas 10, gangguan pada kesehatan gigi dan mulut menjadi temuan terbanyak.
Dokter Anisa dari Puskesmas Baturraden 2 menjelaskan, sebagian besar siswa menunjukkan kondisi gigi berlubang, penumpukan karang, hingga sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi akibat kebiasaan menyikat gigi yang kurang optimal.
Baca Juga : Gigi Kuning Buat Senyum Kalian Terhambat, Ini Solusinya
“Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kebiasaan menyikat gigi yang kurang tepat. Banyak siswa hanya menyikat gigi saat mandi pagi, padahal menyikat gigi sebaiknya dilakukan setelah makan. Akibatnya, saat tiba di sekolah, kondisi gigi sudah kembali kotor,” jelasnya mengutip Kemenkes, Minggu (10/8/2025).
Selain masalah gigi, tim medis juga menemukan tanda-tanda anemia ringan, terutama pada siswi. Temuan ini terdeteksi dari kadar hemoglobin (Hb) yang rendah saat pemeriksaan.
“Anemia ringan cukup sering muncul. Sedangkan pada siswa laki-laki, kami menemukan tekanan darah tinggi yang bersifat reaktif, kemungkinan karena kurang tidur atau kebiasaan begadang,” lanjutnya.
Sebagai tindak lanjut dari temuan tersebut, pihak Puskesmas juga membagikan Tablet Tambah Darah (TTD) kepada para siswi sebagai langkah pencegahan anemia. TTD ini diharapkan dapat membantu menjaga kadar hemoglobin tetap stabil dan mendukung kesehatan para remaja putri.
Baca Juga : Dampak Buruk Bagi Anak yang Terlalu Banyak Makan Manis dan Karbohidrat
Selain pemberian tablet, tim medis juga memberikan edukasi langsung di lokasi mencakup teknik menyikat gigi yang benar, pentingnya sarapan sebelum beraktivitas, serta menjaga pola tidur yang cukup sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
“Hal-hal kecil seperti sarapan teratur dan tidur cukup sebenarnya berdampak besar. Kalau sudah dibiasakan sejak remaja, ini akan jadi investasi kesehatan yang kuat di masa depan,” tandasnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program CKG Sekolah, yang resmi diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan RI pada 4 Agustus 2025.
Program ini menargetkan lebih dari 53 juta pelajar di seluruh Indonesia, dengan fokus pada edukasi, deteksi dini, dan peningkatan kesadaran akan pentingnya kesehatan di kalangan generasi muda.
(zie/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
-
-
NEWSVideo WBP Diduga Pesta Sabu Viral, Lapas Tebingtinggi Dirazia: Tim Gabungan Temukan Sajam Hingga Handphone
hendra·8 jam yang lalu -
SUMSELMenko Pangan Tinjau Pembakaran Perdana PSEL Palembang, Sampah Keramasan Mulai Diolah Jadi Listrik
hendra·8 jam yang lalu -
-
NASIONALTrump dan Xi Redakan Ketegangan, Dunia Menatap Babak Baru Hubungan AS-Tiongkok
hendra·9 jam yang lalu -
NEWSSurat Advokat Jadi Objek Perkara Pidana, Hasrul Benny: Ini Kriminalisasi Produk Advokat
hendra·10 jam yang lalu -
KRIMINALPolisi Gagalkan Pengiriman 296 Cartridge Etomidate dari Malaysia ke Medan, Nilainya Rp888 Juta
hendra·11 jam yang lalu -
INTERNASIONALKlaster Mewah Lapas Cibinong Diusut, Menteri Imipas Siapkan Sanksi hingga Pencopotan
hendra·11 jam yang lalu -
KRIMINALBea Cukai Gagalkan Peredaran 2,3 Juta Batang Rokok Ilegal di Kutai Kartanegara
hendra·12 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan