Nusantaraterkini.co, Jakarta - Sejak awal perdagangan hari ini. Selasa (8/4) kurs rupiah di pasar spot terus melemah dan tertekan dibuka di level Rp 16.845 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat rupiah ambles 0,14% dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp 16.822 per dolar AS.
Rupiah pun terus melemah dan sempat berada di posisi Rp 16.866 per dolar AS.
Baca Juga : Rupiah Lanjutkan Tren Penguatan, Dolar AS Tertekan di Level Rp16.760
Hingga pukul 09.21 WIB, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, yuan China menjadi mata uang dengan pelemahan paling dalam setelah anjlok 0,17%.
Berikutnya, ringgit Malaysia yang turun 0,16% dan dolar Hongkong yang terlihat melemah tipis 0,04% di pagi ini.
Sementara itu, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,44%. Lalu ada baht Thailand yang terkerek 0,42%.
Baca Juga : Rupiah Menguat di Awal Pekan, Dolar AS Tertekan ke Rp16.770
Selanjutnya, peso Filipina menanjak 0,34% dan yen Jepang terangkat 0,32%. Diikuti, won Korea Selatan yang naik 0,3%.
Kemudian ada dolar Singapura yang terlihat menguat 0,28% terhadap the greenback.
Baca Juga : Rupiah Terseret Isu Geopolitik, Dibuka Melemah ke Rp16.832 per Dolar AS
