Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kunjungi Acara Bahaupm Bide Bahana di Pontianak, Prabowo Cermati Aspirasi Panglima Jilah

Editor:  Annisa
Reporter: Shakira
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkini.co - Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menghadiri acara Bahaupm Bide Bahana atau silaturahmi dengan Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Prabowo memulai sambutannya dengan beriak perang khas suku Dayak. Dalam acara tersebut, Prabowo pun mendengarkan aspirasi dari Pasukan Merah.

Pimpinan Pasukan Merah TBBR, Panglima Jilah, Agustinus menyapaikan beberapa aspirasi tersebut dihadapan Prabowo. Agustinus bercerita mengenai kehidupan masyarakat Dayak dan kehidupan masyarakatnya yang sangat erat dengan adat istiadat beserta keragaman yang dimiliki.

Baca Juga : Kritik Keras Hensa Soal Danantara, dari Risiko Fiskal hingga Ancaman Elitisme Ekonomi

Kemudian, Agustinus berdiskusi perihal kelanjutan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara hingga pengesahan hutan adat di Kalimantan. Ia mengatakan, pihaknya mendukung penuh pembangunan IKN sebagai Ibu Kota negara.

"Besar harapan kami IKN dapat berpengaruh terhadap pembangunan masyarakat Dayak, baik kualitas sumber daya manusia, maupun pembangunan infrastruktur," ucapnya.

Agustinus juga berharap agar fasilitas pendidikan masyarakat Dayak, terlebih di pedalaman tetap dapat diakomodir.

Baca Juga : Momen Hangat Presiden Prabowo dan Macron di Jamuan Malam Istana Élysée

Tak hanya itu, Agustinus juga meminta Prabowo mempermudah seleksi masuk pendidikan TNI dan Polri bagi suku Dayak jika ia menang dalam kontestasi Pilpres 2024.

"Kami rindu melihat Jenderal-jenderal dari suku Dayak, di masa depan. Kiranya kesempatan berikutnya tersedia bagi kami suku Dayak, ada yang dapat menjadi Jenderal," kata Agustinus di hadapan Prabowo di Kluwiland, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (20/1/2024).

"Jangan pernah meninggalkan unsur budaya lokal, khususnya Dayak dalam setiap pembangunan di Ibu Kota Nusantara. Kami juga mengharapkan terwujudnya dayak center di IKN dan simbol-simbol dayak di wilayah IKN, seperti yang kami bicarakan dengan Pak Presiden Joko Widodo, karena kami tahu Bapak Prabowo melanjutkan program beliau," ucapnya.

Baca Juga : Wali Kota Parepare Studi Tiru ke Balikpapan, Fokus UMKM, PAD dan Strategi Penyangga IKN

Kemudian, Agustinus berbicara terkait kelimpahan alam di Pulau Borneo dan berharap pengesahan hutan adat di Kalimantan dapat segera dilakukan.

"Itulah yang menjadi tanggung jawab kami, agar alam Kalimantan tetap terjaga dengan baik. Hutan dan adat kami tetap lestari, kiranya ini mendapat perhatian khusus dari negara agar semakin sering memberikan dorongan untuk pengesahan hutan-hutan di Pulau Kalimantan," imbuhnya.

(Ann/Nusantaraterkini.co)

Baca Juga : Presiden Prabowo Tinjau IKN, Pusat Pemerintahan Ditargetkan Rampung 2028