Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kuku Orang dengan Penyakit Ginjal: Kenali Ciri, Penyebab, dan Tanda Peringatannya

Perubahan kuku bisa menjadi tanda penyakit ginjal. Kenali ciri kuku orang sakit ginjal, penyebabnya, dan kapan harus waspada sejak dini.

Bagikan:
Kuku penyakit ginjal. (Foto: istimewa)
Kuku penyakit ginjal. (Foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Penyakit ginjal tidak hanya berdampak pada fungsi penyaringan darah, tetapi juga dapat terlihat dari perubahan fisik, salah satunya pada kuku. 

Kuku orang dengan gangguan ginjal kerap mengalami perubahan warna, tekstur, hingga kekuatan, yang berkaitan dengan terganggunya sirkulasi darah, keseimbangan cairan, serta penumpukan zat sisa dalam tubuh.

Selama ini, gejala penyakit ginjal sering dikaitkan dengan pembengkakan tubuh, mudah lelah, atau perubahan frekuensi buang air kecil. Namun, kondisi kuku juga dapat menjadi sinyal awal yang sering luput dari perhatian. Dengan mengenali perubahan kuku sejak dini, risiko penyakit ginjal dapat diwaspadai lebih cepat.

Ciri dan Penyebab Perubahan Kuku pada Penderita Penyakit Ginjal

Berikut sejumlah perubahan kuku yang kerap ditemukan pada orang dengan gangguan ginjal, beserta penyebabnya:

1. Kuku dua warna (Lindsay’s nails)

Salah satu tanda khas adalah kuku dengan dua warna berbeda, yaitu bagian pangkal tampak putih, sedangkan ujungnya berwarna merah muda, kemerahan, atau kecoklatan. Kondisi ini banyak ditemukan pada penderita dan diduga berkaitan dengan perubahan aliran darah serta penumpukan zat sisa metabolisme di jaringan kuku.

2. Kuku tampak pucat

Kuku yang terlihat pucat atau hampir seluruhnya putih sering berkaitan dengan anemia. Pada gangguan ginjal kronis, produksi hormon eritropoietin menurun, sehingga pembentukan sel darah merah terganggu dan memengaruhi warna kuku.

3. Muncul garis gelap pada kuku

Garis vertikal berwarna cokelat hingga hitam, yang dikenal sebagai melanonychia, dapat muncul pada kuku penderita gangguan ginjal. Kondisi ini bisa dipicu oleh perubahan metabolisme, pengaruh obat-obatan, atau gangguan hormon. Meski begitu, tidak semua kasus melanonychia berkaitan langsung dengan penyakit ginjal.

4. Kuku rapuh dan mudah rusak

Kuku yang mudah patah, mengelupas, atau terasa kering dapat menandakan ketidakseimbangan nutrisi dan mineral. Penurunan fungsi ginjal memengaruhi kadar protein, kalsium, serta vitamin tertentu, sehingga pertumbuhan kuku menjadi tidak optimal.

5. Kuku menebal atau berubah bentuk

Pada sebagian penderita, kuku dapat terlihat menebal, tidak rata, atau justru cekung. Perubahan ini berkaitan dengan gangguan metabolisme dan penumpukan zat sisa dalam tubuh akibat menurunnya fungsi ginjal.

Waspadai Gejala Lain yang Menyertai

Perubahan kuku sebaiknya tidak diabaikan, terutama bila disertai keluhan lain seperti tubuh mudah lelah, pembengkakan di kaki atau wajah, serta perubahan warna atau jumlah urine. Meski bukan satu-satunya indikator, kondisi kuku dapat menjadi petunjuk tambahan untuk mendeteksi masalah ginjal lebih dini.

Jika sahabat nuter menemukan perubahan mencurigakan pada kuku, segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait