Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Kemenhub Sarankan Masyarakat Lakukan Mudik Lebih Awal

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Ilham Al Banjari
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Menhub Budi Karya Sumadi. (Foto: Kemenhub)

Kemenhub Sarankan Masyarakat Lakukan Mudik Lebih Awal

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyarankan agar masyarakat melakukan perjalanan mudik Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah/2024 Masehi lebih awal.

Baca Juga : DPR Dukung Program Skala Besar Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Sumatera

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan saran ini bertujuan untuk menghindari kepadatan pada saat puncak arus mudik. Pihaknya memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada 5-8 April 2024.

Baca Juga : Komisi V DPR Semprot Kemenhub Imbas Kapal Tenggelam: Jangan Remehkan Warning BMKG

"Puncak mudik yang tadi disampaikan H-4, H-3 dan H-2. Di hari-hari itu akan tinggi sekali. Oleh karenanya kita mengimbau, sebagian masyarakat yang anak-anaknya sudah libur agar bisa mudik lebih awal," kata Budi dalam keterangan tertulis dikutip, Selasa (26/3/2024).

Selain itu, lanjut Menhub, pihaknya juga menyarankan agar masyarakat tidak menggunakan sepeda motor saat mudik. Hal ini dikarenakan potensi kecelakaan pengguna sepeda motor cukup tinggi.

Baca Juga : Atasi Kemacetan Jelang Nataru, Jalur Alternatif Saribudolok-Parapat Resmi Dibuka

Ia mendorong agar masyarakat menggunakan angkutan umum atau memanfaatkan program mudik gratis yang disediakan Kemenhub dan instansi lain. Ia juga menaruh perhatian lebih soal angkutan mudik tahun ini.

Baca Juga : Apresiasi Mudik 2024, Komisi V Desak Perbaikan Fasilitas Pemudik Roda Dua

"Sejumlah titik kami harapkan bisa menjadi perhatian Polri. Pertama adalah pasar tumpah yang kerap menjadi titik masalah arus mudik, khususnya daerah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kedua adalah terkait pengaturan kapal di Pelabuhan Sulsel, Riau, Kaltim dan Jatim, khususnya Madura. Serta dari sisi udara, Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Ngurah Rai Bali yang berpotensi lebih ramai dari biasanya agar bisa diberi perhatian lebih," terangnya.

Budi menyebut Kemenhub juga akan menyiapkan Posko Terpadu Angkutan Lebaran untuk menyikapi potensi pergerakan yang tinggi. 

Baca Juga : Unik dan Langka, Acara Halal Bihalal di Pemalang Digelar Tengah Malam: Kenakan Baju Serba Hitam

"Posko ini akan diselenggarakan mulai 3-18 April 2024 di Ruang Mataram Kantor Pusat Kemenhub," tandasnya.

Menteri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengimbau agar seluruh pemudik dan operator angkutan dapat memeriksa kelaikan kendaraan yang akan digunakan sebelum perjalanan. Dia juga meminta agar pemudik tidak berhenti untuk beristirahat di bahu jalan tol. 

Selain itu, tambahnya, penggunaan rest area diharapkan tidak lebih dari 30 menit agar dapat bergantian dengan pemudik berikutnya.

"Pengemudi juga perlu mempersiapkan kesehatan dan kebugaran, memastikan bahan bakar kendaraan dan saldo e-toll cukup agar lalu lintas mudik berjalan lancar," kata Muhadjir.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya akan menyelenggarakan Operasi Ketupat 2024 dalam rangka melayani dan menjaga program arus mudik dan arus balik Lebaran 2024.

Operasi ketupat akan berjalan selama 13 hari yaitu 4-16 April 2024. Akan ada 155.165 personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat, yakni sebanyak 1.150 personel dari Mabes Polri, 85.064 personel dari Polda, dan 68.969 personel dari instansi terkait.

"Akan ada 5.784 pos yang nanti akan disiapkan utk memberikan pelayanan, baik itu yang ada di jalan tol, rest area, arteri, dan jalur-jalur di wilayah wisata. Kami juga akan mengevaluasi buffer zone, khususnya yang masuk wilayah penyeberangan ke arah Merak. Biasanya potensi terjadi kepadatan di sana saat masyarakat menunggu menyeberang," kata Sigit.

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyampaikan pihaknya menyiapkan 67.955 personel TNI sebagai perbantuan kepada kepolisian dalam menghadapi masa Lebaran. Fasilitas pendukung seperti hercules, helikopter, mobil derek dan ambulans perbantuan juga telah disiapkan apabila diperlukan.

Terkait ketersediaan pangan, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pokok dan pangan untuk masa Idulfitri ini telah lebih dari cukup. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk membeli secukupnya, tidak perlu panik dan membeli secara berlebihan.

(HAM/nusantaraterkini.co)