Jelang Natal dan Tahun Baru 2026, Pemko Binjai Sidak Harga dan Stok Pangan
Pemko Binjai melalui TPID melakukan sidak harga dan pasokan pangan di pasar tradisional dan modern jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Nusantaraterkini.co, BINJAI – Pemerintah Kota Binjai melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan ketersediaan pasokan, stabilitas harga, serta keamanan pangan menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Sidak tersebut merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah yang dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Binjai Nomor 100.3.3.3/363/VII/2025 tentang pembentukan TPID Kota Binjai Tahun Anggaran 2025.
Pemantauan dilakukan di sejumlah pasar tradisional dan pasar modern di Kota Binjai. Kegiatan ini dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Binjai, Joko Waskitono, bersama unsur Forkopimda dan perangkat daerah terkait, pada Senin (15/12/2025).
Adapun lokasi sidak meliputi Pasar Modern Suzuya, Pasar Tavip, dan Pasar Kebun Lada. Tim turun langsung memeriksa harga jual, ketersediaan stok bahan pokok, serta distribusi komoditas pangan strategis.
Tak hanya itu, TPID juga melakukan pemeriksaan terhadap parcel atau bingkisan Natal yang dijual di pasaran, terutama terkait tanggal kedaluwarsa dan kelayakan konsumsi produk. Langkah ini bertujuan melindungi konsumen serta memastikan keamanan pangan bagi masyarakat.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Binjai, Joko Waskitono saat dikonfirmasi, Selasa (16/12/2025) mengatakan, dari hasil pemantauan, ketersediaan bahan pokok di Kota Binjai menjelang Natal dan Tahun Baru terpantau aman dan mencukupi.
Meski demikian, lanjut Joko, TPID mencatat adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas, seperti cabai merah keriting, cabai rawit hijau, dan bawang merah.
"Pemerintah Kota Binjai menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara rutin dan menyiapkan langkah antisipatif guna menjaga stabilitas harga serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi selama momentum hari besar keagamaan nasional," katanya.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIDPR Desak BI Perketat Keamanan QRIS dan Lindungi 65 Juta Pengguna dari Kejahatan Siber
Rozie Winata·13 menit yang lalu -
POLITIKPengamat: Prabowo dan Jokowi Bisa Berhadapan di Pilpres Mendatang Jika Loyalis Dicopot
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
SUMSELKinerja Penyerapan Tinggi, Menteri PKP Setujui Tambahan 3.000 Unit Rumah Subsidi untuk Sumsel
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
PERISTIWATragis! Pria 64 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Kertapati Palembang
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMIReshuffle Kabinet Jadi Bayang-Bayang IHSG, Simak Proyeksi dan Rekomendasi Saham Hari Ini
hendra·2 jam yang lalu -
INTERNASIONALPutra Mahkota Arab Saudi: Dunia Hadapi Krisis Energi di Tengah Ketidakpastian Global
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SEPAKBOLAOle Romeny Ungkap Duel Kontra Bangladesh Jadi Laga Paling Emosional Sepanjang Kariernya
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
-
KESEHATANRSU Haji Medan Tegaskan Komitmen Tanpa Diskriminasi: Pasien BPJS dan Umum Dilayani Setara
Rozie Winata·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan