Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Israel Kembali Serang Gaza, 100 Orang Tewas Termasuk Pendiri 'Gaza Soup Kitchen'

Setidaknya 100 warga di Palestina dikabarkan tewas akibat serangan udara Israel ke Gaza dalam 24 jam terakhir.

Bagikan:
Warga Palestina mencari korban di lokasi serangan udara Israel di sebuah rumah, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di Kota Gaza, Sabtu (30/11/2024). Foto: Dawoud Abu Alkas/REUTERS
Warga Palestina mencari korban di lokasi serangan udara Israel di sebuah rumah, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas, di Kota Gaza, Sabtu (30/11/2024). Foto: Dawoud Abu Alkas/REUTERS
A A

nusantaraterkini.co, MEDAN - Setidaknya 100 akibat ke dalam 24 jam terakhir.

Korban tewas termasuk relawan kemanusiaan dan seorang koki dari dapur umum yang menjadi penyelamat di tengah blokade.

Salah satu serangan paling mematikan terjadi di kamp pengungsi Jabalia, Gaza utara, menewaskan 40 warga , termasuk anak-anak.

Di tengah rentetan serangan itu, koki sekaligus pendiri Soup Kitchen, Mahmoud Almadhoun, tewas dalam serangan drone  pada Sabtu (30/11/2024).

“Kami yakin Mahmoud dibunuh karena dedikasinya untuk membantu Rumah Sakit Kamal Adwan di Beit Lahiya, memastikan mereka mendapatkan apa yang dibutuhkan di tengah pengepungan,” ungkap kelompok bantuan tersebut, seperti dikutip Al Jazeera.

Mahmoud meninggalkan tujuh anak, termasuk bayi berusia dua minggu.

Gempuran Menargetkan Bantuan Kemanusiaan

Mahmoud bukan satu-satunya korban dari kalangan pekerja bantuan. Israel juga menewaskan tiga pekerja World Central Kitchen di Khan Younis dan seorang staf Save the Children, Ahmad Faisal Isleem Al-Qadi, yang meninggal saat perjalanan pulang dari masjid.

Serangan ini terjadi di tengah blokade ketat yang diberlakukan Israel sejak awal Oktober di mana mereka menghentikan pasokan makanan, air, dan obat-obatan ke Gaza utara.

Kondisi ini semakin memperburuk situasi bagi warga sipil, terutama di rumah sakit yang kekurangan pasokan dan energi.

Juru bicara Rumah Sakit Al-Aqsa, Khalil al-Daqran, menyerukan intervensi global.

“Kelaparan telah menyebar di seluruh Jalur Gaza. Warga menghadapi kehancuran total,” katanya.

Di saat bersamaan, Hamas mengirim delegasi ke Kairo untuk membahas gencatan senjata, sementara keluarga tawanan Israel di Tel Aviv menuntut kesepakatan pembebasan kerabat mereka.

Di berbagai belahan dunia, ribuan orang turun ke jalan untuk menunjukkan solidaritas bagi .

Di Roma dan London, pawai pro-Palestina digelar untuk memperingati Hari Solidaritas Internasional dengan Rakyat Palestina.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru