Nusantaraterkini.co, MEDAN-Panggung megah Liga Champions Eropa musim 2025/2026 baru saja merampungkan serangkaian pertandingan leg kedua babak 16 besar yang penuh dengan drama dan hasil di luar dugaan, Rabu (25/2/2026) dini hari tadi.
Empat tim dipastikan melangkah lebih jauh setelah berhasil lolos ke perempat final, yakni Atletico Madrid, Bayer Leverkusen, Bodo/Glimt, dan Newcastle United. Sebaliknya, mimpi besar empat klub lainnya, yaitu Club Brugge, Olympiakos Piraeus, Inter Milan, dan Qarabag, harus terkubur dalam-dalam setelah mereka resmi dinyatakan gugur dari kompetisi antarklub paling bergengsi di Benua Biru tersebut.
Ketangguhan mental dan konsistensi dalam format dua pertemuan menjadi kunci utama bagi tim-tim yang berhasil bertahan di tengah ketatnya persaingan fase gugur tahun ini.
Baca Juga : Jadwal Play-Off Liga Champions Dini Hari Nanti, Ada Inter Milan dan Newcastle United
Di Stadion Metropolitano, Atletico Madrid menunjukkan kelasnya sebagai penantang gelar yang serius setelah menghancurkan perlawanan wakil Belgia, Club Brugge. Setelah meraih hasil positif pada pertemuan pertama, skuat asuhan Diego Simeone tampil tanpa celah di leg kedua dengan kemenangan telak 4-1.
Dominasi Los Rojiblancos terlihat sejak menit awal melalui serangan balik cepat yang menjadi ciri khas mereka, membuat pertahanan Club Brugge kocar-kacir. Dengan hasil ini, Atletico Madrid secara meyakinkan lolos ke perempat final dengan keunggulan agregat yang sangat dominan. Sebaliknya, Club Brugge yang gagal mengimbangi intensitas permainan di Madrid harus menerima kenyataan pahit bahwa perjalanan mereka musim ini resmi berakhir dan dinyatakan gugur.
Baca Juga : Atletico Madrid Hajar Girona 3-0: Efektivitas Taktik Simeone dan Gol Debut Conor Gallagher Jadi Kunci
Kejutan terbesar yang mengguncang daratan Eropa terjadi di Stadion San Siro, di mana raksasa Italia, Inter Milan, dipaksa bertekuk lutut oleh wakil Norwegia, Bodo/Glimt. Pada leg pertama di Norwegia, kedua tim bermain sangat ketat, namun Bodo/Glimt membawa modal kepercayaan diri tinggi ke Italia. Di leg kedua, Inter Milan justru tampil di bawah tekanan dan kesulitan menembus pertahanan disiplin tim tamu. Skor akhir 1-2 untuk kemenangan Bodo/Glimt menjadi hantaman keras bagi publik Nerazzurri. Hasil sensasional ini membawa Bodo/Glimt mencatatkan sejarah baru dengan lolos ke perempat final, sementara Inter Milan yang lebih diunggulkan secara tragis harus gugur di hadapan pendukungnya sendiri.
Sementara itu, Newcastle United harus melalui perjuangan yang sangat melelahkan untuk menyingkirkan wakil Azerbaijan, Qarabag. Setelah melewati leg pertama yang alot, The Magpies akhirnya mampu menyudahi perlawanan sengit Qarabag di leg kedua dengan skor tipis 3-2. Pertandingan ini diwarnai aksi jual beli serangan yang membuat penonton di St. James' Park berdebar hingga peluit panjang dibunyikan.
Efektivitas penyelesaian akhir Newcastle menjadi pembeda yang membuat mereka berhak lolos ke perempat final, sedangkan Qarabag yang sudah berjuang maksimal terpaksa gugur. Di sisi lain, Bayer Leverkusen bermain sangat taktis saat menjamu Olympiakos Piraeus.
Meski leg kedua berakhir dengan skor kacamata 0-0, Leverkusen tetap dinyatakan lolos ke perempat final berkat keunggulan agregat yang mereka bangun sejak kemenangan di leg pertama. Dengan hasil tersebut, Olympiakos Piraeus pun resmi dinyatakan gugur dari persaingan Liga Champions musim ini.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
