Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Hasil Investigasi Dirjen EBTKE, Semburan Lumpur Panas di Desa Roburan Dolok Tak Berbahaya

Reporter :  Muhammad Reza
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Plt Kadis Kominfo, Rahmad Hidayat, didampingi Kadis LHP Madina, Khairul ketika memberikan keterangan pers terkait semburan lumpur panas di Desa Roburan Dolok, Madina, Jumat (14/11/2025).(foto:m reza/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co,MADINA - Ingat semburan air panas di Desa Roburan Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan yang diduga akibat aktivitas perusahaan panas bumi PT Sorik Marapi Geotermal Power (SMGP), penelitian yang dilakukan tidak menunjukkan hal yang berbahaya.

Dari hasil inspeksi manifektasi di sekitar wilayah kerja PT  SMGP oleh Direktorat Jendral Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM yang dilaksanakan oleh Inspektur Panas Bumi yang didampingi Pemerintah Daerah serta disaksikan langsung masyarakat setempat hasilnya ada 7 poin.

Baca Juga : Belasan Semburan Lumpur Panas di Madina, Walhi Sumut Tuding PT SMGP Ancaman Nyata bagi Warga dan Lingkungan 

Sesuai dengan pemaparan dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Rahmad Hidayat didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mandailing Natal (Madina), Khairul, Jumat (14/11/2025) menyebut bahwa sumur-sumur di area panas bumi ( Welved E ) dalam kondisi normal dan aman. Tidak ada aktivitas produksi maupun reinjeksi. Sumur dipastikan tertutup total tanpa ada indikasi rembesan atau kebocoran fluida ( cairan ) panas bumi. Penampakan yang ditemukan berupa tanah panas ( hot ground ), lubang beruap dan kolam lumpur.

Hal ini disampaikan berdasarkan hasil investigasi dari Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konvensi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Hasil investigasi ini disampaikan melalui surat kepada Bupati Madina, Saipullah Nasution melalui surat tertulis dengan nomor T-2467/EK.04/DJE.P/2025, Tanggal 4 September 2025.

"Berdasarkan surat dari Kementerian itu, kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa semburan di desa Roburan Dolok dinyatakan aman dan tidak berbahaya. Ini merupakan hasil investigasi dari Kementerian, bukan pandai-pandaian Pemkab Madina," ungkap Rahmad. 

Baca Juga : 15 Titik Semburan Lumpur Panas Muncul di Lahan Masyarakat di Mandailing Natal 

Karena itu, Rahmad berharap polemik yang ada dimasyarakat terkait semburan itu, sudah harusnya diredam. Agar kekondusifan masyarakat di desa terjamin. 

Sementara itu, Kadis LHP Madina, Khairul menjelaskan berdasarkan investigasi dari Dirjen EBTKE, semburan air panas itu merupakan air hujan yang jatuh ke dalam kubangan air panas. Sehingga terlihat seperti semburan lumpur.

"Melalui metode investigasi mereka, semburan itu tidak berbahaya. Walaupun begitu kami tetap melakukan pengawasan baik terhadap SMGP maupun semburan lumpur itu," ucap Khairul.

(mra/nusantaraterkini.co)