Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Hamas Mulai Proses Pemilihan Pemimpin Baru Pasca Wafatnya Ismail Haniyeh

Editor:  hendra
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Orang-orang mengangkat bendera Palestina dan potret pemimpin Hamas yang terbunuh, Ismail Haniyeh, dalam sebuah unjuk rasa di Universitas Teheran, di ibu kota Iran, Teheran, pada 31 Juli 2024. Foto: AFP

nusantaraterkini.co, MEDAN - Pasca wafatnya Kepala Biro Politik, Ismail Haniyeh di Teheran, Iran pada (30/7/2024) lalu, Hamas telah menginisiasi proses pemilihan pemimpin baru.

Dikutip dari reuters, mereka tengah berdiskusi soal siapa yang bakal memimpin organisasi yang memimpin Palestina di Gaza ini.

"Mereka telah menginisiasi dan berkonsultasi, untuk memilih pemimpin baru setelah Ismail Haniyeh wafat," kata Hamas, Sabtu (3/8/2024).

Baca Juga : Donald Trump: Pelucutan Senjata Hamas Syarat Mutlak Damai Gaza Fase Kedua

Sementara itu, beberapa nama pengganti Haniyeh sudah muncul dalam di sejumlah pemberitaan media internasional. Seperti Musa Abu Marzuk anggota biro politik Hamas, yang memiliki pandangan politik yang moderat.

Atau Khalil al-Haya, orang nomor dua di biro politik Hamas di Gaza. Ia dekat dengan kepala saya bersenjata Hamas, Yahya Sinwar.

Yang terakhir adalah Khaled Meshaal. Ia memimpin Hamas dari pengasingan, dan selamat dari upaya pembunuhan agen Israel pada 1997, di Amman, Yordania.

Baca Juga : Hamas Konfirmasi Kematian Abu Ubaida dan Sejumlah Komandan dalam Perang Gaza

(Dra/nusantaraterkini.co)