Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Erick Thohir Jadi Menteri Pemuda dan Olahraga, Maksimalkan Timnas Tembus Piala Dunia 2026

Editor:  Feriansyah Nasution
Reporter: Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Erick Thohir resmi dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) oleh Presiden Prabowo Subianto, Rabu (17/9/2025). Sebelum menjabat Menpora, ia adalah Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara). (Foto: YoTube Sekretariat Presiden)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Erick Thohir resmi dilantik sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) oleh Presiden Prabowo Subianto, Rabu (17/9/2025). Sebelum menjabat Menpora, ia adalah Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

Eric Thohir saat ini juga merupakan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Transformasi besar olahraga dan pemuda Indonesia menanti tangan dinginnya.

Baca Juga : Mister Q dari Tukang Survei jadi Kepala Staf Presiden, Ini Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet Merah Putih Terbaru

Di dunia olahraga Erick Thohir dikenal luas sebagai figur berpengaruh, mulai dari Ketua PB Perbasi, Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Ketua Pelaksana Asian Games 2018, dan Ketua Umum PSSI (periode 2023–2027).

Dengan rekam jejak tersebut, Erick diyakini mampu mendorong reformasi total sektor olahraga Indonesia, tanpa mengganggu prinsip independensi organisasi olahraga internasional.

Fokus pada Timnas Indonesia dan Kualifikasi Piala Dunia 2026

Kepercayaan Presiden Prabowo juga menjadi sinyal kuat bahwa Timnas Sepakbola Indonesia akan mendapat perhatian penuh dari pemerintah, terutama menjelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Sebagai Ketua PSSI sekaligus Menpora, Erick Thohir dipandang sebagai sosok ideal untuk menjembatani sinergi antara federasi dan pemerintah. Komitmennya pun tak main-main.

"Ya, jadi nomor satu, yang pasti saya mendapat penugasan oleh Bapak Presiden. Ya, tentu saya sebagai profesional dan tentu sebagai pembantu Presiden saya tegak lurus," ungkap Erick Thohir usai pelantikan.

Pemuda Fondasi Bangsa Harus Siap Bersaing Global

Tak hanya olahraga, Erick juga menyoroti pentingnya pembangunan kapabilitas pemuda Indonesia, yang jumlahnya mencapai lebih dari 131 juta jiwa.

Ia menyebutkan bahwa pembangunan karakter, keterampilan, dan kecintaan pada tanah air menjadi misi utamanya.

"Artinya, kalau kita bicara pemuda itu ada 131 juta pemuda yang ke depan ini merupakan basis dari bangsa. Pemuda ini ke depan harus kita bangun secara kapabilitas untuk bisa bersaing secara global, dan cinta tanah air, dan harus menjadi bagian untuk membangun bangsa kita ke depan," lanjutnya.

Olahraga Pemersatu Bangsa dan Penggerak Ekonomi

Erick juga menegaskan bahwa olahraga tidak hanya soal prestasi, tapi juga alat pemersatu bangsa, duta Indonesia di mata dunia, serta penggerak ekonomi daerah lewat kompetisi-kompetisi berkelanjutan.

"Olahraga harus menjadi alat pemersatu bangsa. Olahraga adalah duta bangsa di dunia. Artinya kita harus menaikkan marwah dan martabat kita dan kedigdayaan kita sebagai bangsa. Olahraga ke depan harus kita dorong banyaknya kompetisi di daerah dan pusat sebagai pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan pekerjaan," tegas Erick.

Penunjukan Erick Thohir menandai era baru Kemenpora RI di bawah kepemimpinan yang berpengalaman, progresif, dan berkomitmen tinggi. Visi Erick mencerminkan tekad kuat untuk menjadikan pemuda Indonesia tangguh secara global dan membawa prestasi olahraga nasional ke level dunia.

Penunjukan ini bukan sekadar pengisian jabatan, melainkan investasi besar untuk masa depan bangsa Indonesia.

Baca Juga : Dilantik Jadi Menpora Baru, Komisi X Tunggu Gebrakan Erick Thohir

Terkait pelantikan, selain Erick Thohir, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9/2025) sore, Presiden Prabowo juga melantik beberapa Menteri, Wakil Menteri, dan Kepala Lembaga. 

Berikut daftar lengkapnya:

1. Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

2. Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.

3. Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

4. Rohmat Marzuki sebagai Wakil Menteri Kehutanan.

5. Faridah Farichah, sebagai Wakil Menteri Koperasi.

6. Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

7. Muhammad Qodari sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

8. Ahmad Dofiri sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat serta Reformasi Kepolisian.

9. Nanik Sudaryati Deyang sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.

10. Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.

11. Sara Sadiqa sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

(fer/nusantaraterkini.co)