Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Efek Buruk Ekstasi Jenis Mephedrone yang Dibuat Pasutri di Medan

Bahan baku didapatkan menggunakan jalur marketplace. Contohnya dia beli dari China jika tidak ada di Indonesia

Bagikan:
Penampakan ruang laboratorium ekstasi di kamar lantai 3 ruko di Jalan Jumhana Medan. (Ari)
Penampakan ruang laboratorium ekstasi di kamar lantai 3 ruko di Jalan Jumhana Medan. (Ari)
A A

NusantaraTerkini.co, MEDAN - Bareskrim Polri bersama dengan membongkar laboratorium di Jalan Jumhana No.136 C, Kelurahan Suka Ramai II, Kecamatan Medan Area. 

Berbeda dengan lainnya yang berbahan MDMA, pil ekstasi yang dibuat pasutri HK dan DK ini memiliki kandungan zat mephedrone. 

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipid Narkoba) Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa menyampaikan trend pembuatan ekstasi telah berubah dari bahan baku MDMA menjadi mephedrone. 

Menurutnya, hal ini sangat perlu diantisipasi karena mephedrone bisa dibeli dengan mudah oleh pihak yang berniat melakukan tindak pidana narkotika karena bisa didapatkan dengan mudah. 

"Bahan baku didapatkan menggunakan jalur marketplace. Contohnya dia beli dari China jika tidak ada di Indonesia," terangnya, Rabu (13/6/2024) kemarin. 

Tersangka HK dan DK melakukan pembuatan ekstasi bila ada orang yang memesannya terlebih dahulu. Ekstasi ini nantinya diedarkan di lokasi hiburan malam di Sumut. 

"Sudah beroperasi selama 6 bulan dalam ruko, setiap bulan minimal 600 butir dan pemesanan by order, ada yang pesan baru dicetak," kata Wakapolda Sumut Brigjen Rony Samtana. 

Target pemasaran ekstasi merek Ferrari itu di tempat hiburan malam di Sumut. "Target peredaran ekstasi ini di beberapa tempat hiburan di Sumut," ujarnya.

//Apa Itu Mephedrone? 

Mephedrone adalah suatu substansi stimulan sintetis yang termasuk dalam golongan katinon dan amfetamin. Nama lainnya adalah 4-methylmethcathinone, 4-MMC, dan 4-methylephedrone. 

Mephedrone biasanya berbentuk bubuk kristal yang berwarna putih, kuning, coklat, atau hijau dan memiliki bau yang khas seperti urine kucing. 

Mephedrone memiliki efek yang kuat pada sistem saraf, termasuk meningkatkan rasa energi, meningkatkan rasa senang, dan meningkatkan rasa kehangatan emosi. 

Efek ini dapat berlangsung selama beberapa jam setelah penggunaan. Mephedrone juga dapat meningkatkan rasa keinginan seksual dan dapat menyebabkan perasaan yang lebih intensif pada pengguna. 

Mephedrone memiliki efek yang lebih singkat dibandingkan dengan MDMA. Efek Mephedrone biasanya berlangsung selama 2-4 jam, sedangkan MDMA dapat berlangsung selama 3-6 jam. 

//Efek Buruk Ekstasi Jenis Mephedrone

1. Ketergantungan

Mephedrone memiliki potensi ketergantungan yang lebih besar dibandingkan dengan MDMA. Penggunaan Mephedrone secara terus-menerus dapat menyebabkan ketergantungan psikologis dan fisik yang lebih parah. 

2. Depresi dan Kecemasan

Penggunaan mephedrone secara terus-menerus dapat menyebabkan depresi dan kecemasan yang dapat berupa gejala yang berkepanjangan dan sulit diatasi.

3. Insomnia

Penggunaan mephedrone secara terus-menerus dapat menyebabkan insomnia yang dapat berupa kesulitan dalam tidur atau mengalami insomnia.

4. Kerusakan Jaringan

Penggunaan mephedrone secara terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan jaringan yang dapat berupa kerusakan pada sistem saraf, jaringan otak, dan jaringan lainnya.

5. Overdosis

Penggunaan mephedrone bersama dengan obat lain, seperti alkohol atau obat-obatan lain, dapat menyebabkan overdose yang dapat berupa gejala yang berkepanjangan sulit diatasi dan bahkan mengancam nyawa pemakainya. 

Dalam kesimpulan, mephedrone dan MDMA memiliki perbedaan dalam efek sampingan, ketergantungan, dan potensi kerusakan pada sistem saraf. 

Mephedrone memiliki efek yang lebih singkat dan ketergantungan yang lebih besar dibandingkan dengan MDMA, tetapi memiliki potensi kerusakan yang lebih rendah. 

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk tidak menggunakan kedua obat ini dan untuk mencari bantuan profesional jika Anda telah terlanjur menggunakan obat terlarang ini.

(Cw5/NusantaraTerkini.co) 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru