Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Edan! Harga BBM Eceran di Binjai Capai Rp30 Ribu

Editor:  hendra
Reporter: Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi pedagang BBM eceran. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, BINJAI - Kendala pasokan BBM yang melanda Kota Binjai beberapa hari lalu membuat hampir seluruh SPBU mengalami lonjakan antrean.

Hal ini dimanfaatkan oleh pedagang BBM eceran. Mereka mematok harga Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per satu botol ukuran 1,5 liter.

Salah seorang warga Binjai, Andi mengatakan, BBM jenis pertalite dan pertamax sudah banyak terlihat disejumlah kios-kios pinggir jalan. Namun dia mengaku kalau harga yang ditawarkan oleh pedagang BBM eceran cukup tinggi, mulai dari Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per satu botol ukuran 1,5 liter.

Baca Juga : Cerita Driver Ojek yang Terdampak Gangguan Pasokan BBM: Terpaksa Matikan Aplikasi Lantaran Tak Dapat Bensin

"BBM sudah mulai ada ditingkat pengecer, tapi harganya gila-gilaan dijual mereka. Bagi warga yang malas antre di SPBU atau minyak kendaraannya sudah mau habis, ya mau tak mau beli yang dieceran," kata Andi, Kamis (4/12/2025).

Andi berharap situasi ini segera normal kembali, sehingga warga tidak merasa kesulitan untuk mendapatkan BBM. "Mudah-mudahan cepat normal. Pasokan BBM kembali seperti semula dan warga tak lagi harus mengantre panjang hingga berjam-jam untuk mendapatkan BBM.

Dari pantauan nusantaraterkini.co, Kamis (4/12/2025) kondisi disejumlah SPBU di Kota Binjai sedikit mulai stabil. Antrean pengendara yang ingin mengisi BBM tidak seperti hari sebelumnya.

Baca Juga : Pasokan Terganggu, Warga Binjai Rela Antre Berjam-jam Demi Dapatkan BBM

"Sudah mulai sedikit normal, meskipun masih ada antrean, tapi tidak seperti hari sebelumnya, yang antreannya sangat panjang hingga membuat arus lalu lintas macet," ujar Agus, salah seorang pengendara.

Sebelumnya, kendala pasokan BBM yang hampir terjadi di seluruh wilayah Sumatera Utara (Sumut) diakibatkan putusnya sejumlah akses jalan saat banjir-longsor melanda sebagian wilayah di Sumut. Sehingga penyaluran BBM ke daerah-daerah oleh pihak Pertamina terhambat.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Baca Juga : Tak Terima SPBU Tutup, Pengendara Motor Ngamuk Saat Antrean Panjang di Rambung