Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dua Rumah Kontrakan di Serbalawan Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp132 Juta

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Zico Taruna
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tim Polsek Serbalawan melakukan olah TKP di lokasi dua unit kontrakan yang terbakar. (Foto: dok Polsek Serbelawan)

Nusantaraterkini.co SIMALUNGUN - Peristiwa kebakaran melanda dua unit rumah kontrakan di Huta II Padang Mainu, Nagori Padang, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Minggu (10/8/2025) sore.

Meskipun insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi kerugian material ditaksir mencapai Rp132 juta.

Kapolsek Serbalawan Iptu Gunawan Sembiring menjelaskan, pihaknya menerima laporan kebakaran terjadi pada pukul 15.00 WIB.

Baca Juga : Pabrik Tahu di Binjai Ludes Terbakar: Api Diduga dari Tungku Pembakaran

Kontrakan tersebut, milik Jarianto, yang dihuni dua keluarga Reza Febriandi (29) dan Hermanto (50).

Berdasarkan keterangan saksi Suratmi (67) dan Putra Irwansyah (34), api pertama kali terlihat di dapur rumah Hermanto. Warga yang mengetahui segera berteriak minta tolong dan bergotong-royong memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menyelamatkan barang berharga.

Babinsa Serda Eko turut menghubungi pemadam kebakaran. Namun, saat unit pemadam milik PT Bridgestone tiba pukul 16.00 WIB, kedua rumah sudah ludes terbakar. Petugas kemudian memadamkan sisa api dan bara selama sekitar 30 menit.

Baca Juga : Darurat Hijau Hulu: Danau Toba Keruh, Hutan Terbakar, dan Pusaka Alam Toba Menuju Krisis

Tim Polsek Serbalawan langsung melakukan olah TKP, membuat sketsa lokasi, mengamankan barang bukti, dan memeriksa saksi.

Barang bukti yang ditemukan antara lain dua roti hangus, potongan seng terbakar, satu kompor gas yang diduga sumber api, dan keping kuali bekas terbakar. Hasil penyelidikan menyimpulkan kebakaran disebabkan kelalaian, yakni lupa mematikan kompor gas.

Kerugian material meliputi bangunan rumah (Rp 90 juta), perlengkapan milik Reza (Rp 40 juta), dan milik Hermanto (Rp 2 juta).

“Yang paling penting adalah tidak ada korban jiwa. Peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan dapur,” tegas Iptu Gunawan.

(Zco/nusantaraterkini.co)