Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dua Hari Usai Kebakaran, Sejumlah Titik Api Masih Terlihat Damkar Lakukan Pemadaman 

Editor:  Herman Saleh Harahap
Reporter: Ragil
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Sejumlah petugas Damkar Pemalang memesankan beberapa titik api pasca kebakaran ratusan kios di pasar pagi Pemalang.(foto: Ragil/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, PEMALANG - Dua hari usai terjadinya musibah kebakaran ratusan kios pakaian dan sejumlah toko di komplek pasar pagi Pemalang, Selasa (23/12/2025), beberapa titik api masih menyala, terutama di salah satu toko yang menjual bahan bangunan cat yang mudah terbakar. Hingga Kamis (25/12/2025) soang, penanganan  kebakaran masih terus berlangsung, petugas pemadam kebakaran mendapati sejumlah titik api masih aktif.

Darmanto petugas Damkar Pos Induk Pemalang, mengaku jika pihaknya dihubungi salah satu pemilik toko material jika beberapa titik api masih menyala di toko miliknya,

"Kami ditelpon dari pihak toko besi yogyakarta untuk pendinginan karena masih ada titik api yang menyala kembali,untuk penanganan hari ini kita penyisiran dulu untuk titik api yang tersisa dan harus di padamkan biar apinya tidak menyala lagi," tuturnya, Kamis ( 25/12/2025).

Baca Juga : Kebakaran Rumah Warga di Padangsidimpuan, Empat Mobil Damkar Dikerahkan
Ricky Wijaya (40), pemilik salah satu toko mengaku, jika sebagian bangunan beserta isi dagangannya terbakar dan menderita kerugian sekitar 1 Milyar rupiah,

"Kerugian yang kami alami sekitar 1 Milyar berupa material sebagian besar cat, dan di bagian belakang ada beberapa titik api masih menyala sehingga kami menghubungi pihak Damkar," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat melanda ratusan lapak pedagang pakaian dan beberapa bangunan ruko di komplek pasar pagi Kota Pemalang, Selasa (23/12/2025). Penyebab kebakaran,  masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang, akan tetapi hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan korsleting listrik.

Baca Juga : 22 Pekerja Tewas di Terra Drone, Komisi IX DPR Soroti Minimnya Perlindungan K3 dan Kelalaian Perusahaan 

Peristiwa kebakaran ini mengakibatkan ratusan lapak pedagang hangus terbakar. Mayoritas lapak yang terdampak menjual pakaian, sepatu, dan sandal, dengan total kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.

(Rgl/Nusantaraterkini.co)